“Saat dia bertemu dengannya, dia menjadi sangat rendah, serendah debu, tapi hatinya bahagia, dan bunga bermekaran dari debu.” Ketika Zhang Ailing jatuh cinta pada Hu Lancheng, dia berkata bahwa ketika seorang wanita jatuh cinta dengan seorang pria, dia akan menjadi sangat rendah, serendah debu. Jadi, ketika saya sendirian, saya sering berpikir, bagaimana mungkin wanita yang sombong dan berbakat seperti itu rela tenggelam ke dalam debu demi seorang pria, dan kemudian mekarkan bunga kebahagiaan dari debu tersebut?
Belakangan, saya perlahan merasa lega. Mungkin, dalam kehidupan Zhang Ailing yang melankolis, Hu Lancheng adalah cinta dalam hidupnya saat itu. Mungkin, di hadapan orang yang dicintainya, seseorang akan rela merendahkan dirinya, dan tanpa sadar akan merendahkan dirinya. Betapapun rendahnya dia merendahkan dirinya, dia akan tetap bahagia di dalam hatinya.
Beberapa orang mengatakan bahwa mencintai secara mendalam itu rendah hati. Ya, kalau cintanya mendalam, cinta ini harus mengacu pada cinta sejati atau true love, dan kerendahan hati juga harus berupa hati yang rendah hati dan toleran.
Namun kerendahan hati yang ditunjukkan seseorang kepada orang yang dicintainya bukan berarti orang tersebut kehilangan harkat dan martabatnya atau kehilangan harkat dan martabatnya di hadapan orang yang dicintainya. Padahal, cinta apa pun itu suci, bermartabat, dan tidak bisa dihujat. Kerendahan hati hanyalah semacam rasa hormat dan kepedulian terhadap orang yang Anda cintai.
Nyatanya, betapapun rendahnya hidup, betapa rendahnya jiwa, betapa rendahnya cinta, tetap bisa mekarkan bunga terindah dan terindah di dunia. Di setiap hati yang tampak rendah hati, ada cinta yang mendalam.
Cinta ini mungkin sangat berbeda dengan romansa di depan bunga dan di bawah bulan, hiruk pikuk minum-minum, dan kelembutan menyanyi dan menari.
Mungkin, cinta ini terlalu polos, bagaikan mata air jernih, tanpa ombak yang menyilaukan; terlalu damai, seperti sepoci teh, tanpa sisa rasa yang tiada habisnya. Mungkin, cinta ini terlalu lurus, seperti hembusan angin, merindukan sosok anggun Pingting; terlalu damai, seperti lukisan pemandangan, kehilangan rendering yang kaya dan penuh warna.
Kita sering mengeluh bahwa dia tidak cukup peduli pada kita dan tidak menaruh belas kasihan yang mendalam kepada kita. Kita telah mengabaikan beberapa bab kecil dan sepele dalam hidup kita, dan bab kecil dan sepele ini sering kali berisi cinta kita yang tampaknya dangkal. Cinta ini mungkin sepele, mungkin sejelas air, namun bisa jadi seperti aliran air yang panjang, perlahan menyehatkan setiap sudut jiwa kita.
Mungkin, pada malam musim dingin, dia akan memeluk erat kaki dinginmu dalam pelukannya yang hangat; mungkin, ketika Anda berdiri di depan jendela dan merenungkan jarak, dia akan mengenakan pakaian pada Anda secara diam-diam; Mungkin saat kamu sedang tidak enak badan, dia akan membawakanmu secangkir air matang hangat. Hanya saja kita sudah terlalu lama bersama, dan lambat laun kita menjadi acuh tak acuh terhadap emosi ini, dan kita tidak bisa merasakan kelembutan dan perhatian yang meresap ke dalam seluk-beluknya.
Terkadang, tindakan rendah hati seseorang hanyalah ekspresi cinta dan toleransi kasih sayang. Orang ini menempatkan dirinya pada titik terendah kodrat manusia dengan mentalitas memandang rendah, dan menempatkan orang lain pada titik tertinggi kehidupan dengan sikap kagum. Faktanya, orang-orang seperti itu layak kita hormati dan kagumi.
Mungkin, kebenaran yang paling mendalam sering kali datang dari hal-hal yang paling biasa, dan cinta yang terdalam sering kali datang dari perilaku yang paling sederhana. Tindakan yang terkesan rendah hati ini sebenarnya mengandung rasa cinta yang mampu menghangatkan seseorang seumur hidup. Cinta terkadang tidak perlu diungkapkan dengan kata-kata dan dapat menjangkau ruang dan waktu.
Jika kamu mencintai seseorang, kamu sendiri harus belajar menderita. Karena seseorang ingin mencintai orang lain, dia tidak perlu peduli berapa banyak atau sedikit yang harus dia bayar, atau apakah dia untung atau rugi. Cinta, sejak kamu mencintai, cinta berubah dari sebuah perasaan menjadi sebuah tanggung jawab.
Namun, siapa yang bisa dengan jelas menjelaskan cinta atau bukan cinta, kerendahan hati atau keagungan di dunia fana ini?
Dicetak ulang pada malam tanggal 16 Februari 2012
Esensi Cinta yang terdalam itu rendah hati
Balasan (9)
sofa,,,
Karya admin luar biasa, sedang memuja...
Hehe, melihatnya membuat hati tergerak jadi saya membagikannya kembali.
Admin memimpin tren
Namun, saya sebagai pengelola situs tidak mengerti
Kamu masih kecil, jadi tidak mengerti.
……………
Ah, kalian malah tidak memberikan bunga...
Sangat mendalam~
— Semua balasan dimuat —