Tidak ada kelas...
Jangan lakukan ini lagi...Aku melarikan diri...
Balasan (2)
Awan gelap berkumpul di langit, dan dengan cepat langit dan bumi tertutup kegelapan tak berbatas. Tiba-tiba muncul kilatan cahaya di pikiranku, alam semesta berputar gila seperti lautan bintang yang luas. Aku segera menutup mata, duduk bersila, berusaha merenungkan, dan tiba-tiba energi spiritual dari langit dan bumi mengalir deras ke tubuhku. Di dalam hatiku perlahan terbentuk huruf besar “日”, semakin besar, semakin jelas. Energi dalam tubuhku memuncak, permukaan tubuhku sudah meneteskan sedikit darah, bibirku terbuka tipis, sebuah huruf “你” yang merah dan bersinar dari kecil menjadi besar menembus awan. Kemudian, cahaya terang menyinari di tepi langit, langsung merobek kegelapan tak berbatas. Beberapa lama kemudian, terdengar suara guntur yang membahana, dan sebuah suara “sofa” menggema di langit dan bumi.
Awan gelap berkumpul di langit, dan segera bumi terbenam dalam kegelapan tak berujung. Tiba-tiba sebuah kilatan cahaya seperti petir muncul di benakku, alam semesta berputar dengan liar seperti lautan bintang yang luas. Aku segera memejamkan mata dan duduk bersila berusaha merenung. Seketika, energi spiritual alam berdesakan masuk ke tubuhku, dan di hatiku perlahan-lahan terbentuk sebuah karakter “日” yang besar, semakin besar, semakin jelas. Energi dalam tubuhku menggila, permukaan tubuhku sudah berdarah sedikit demi sedikit, bibirku terbuka sedikit, sebuah karakter “你” yang merah darah dan bersinar berubah dari kecil menjadi besar menembus langit. Kemudian, sebuah cahaya terang menyilaukan muncul di ujung langit, seketika merobek kegelapan tanpa batas. Setelah lama, terdengar guntur yang menggelegar, satu kata “妈” menggema di seluruh alam.
— Semua balasan dimuat —