Saat itu, gadis yang kami lihat bersama
Waktu berlalu, seperti embusan angin. Waktu berlalu cepat. Kita semua hidup terpisah. Kami berasal dari dunia yang berbeda dan memiliki impian yang berbeda. Kamu tetap cantik, tapi aku suka kenangannya. Ini sangat nyata dan ilusi. Saya pernah sangat bahagia, bagaimana saya bisa melupakannya? Saat aku melewati pintu, aku melihatmu dari jendela. Aku melihatmu mengobrol, melihatmu tidur, melihatmu pergi ke kelas. Aku melihatmu sibuk, dan aku melihat asal muasal ketidakhadiranmu. Aku suka melihatmu tidak jauh atau dekat. Aku suka melihatmu diam-diam sendirian. Aku suka membaca namamu, aku suka mencicipi namamu, aku suka membiarkan orang-orang di sekitarku mengenalmu, aku suka mengingatmu sendirian, aku suka cinta seperti ini yang langitnya jauh dan luas. Angin membalikkan rumput liar, dan awan menghadirkan hal yang tidak diketahui. Di balik angin ada angin, dan di atas awan ada awan. Saya berdiri di titik asal, dan semua kenangan berhembus begitu nyata, dan pantulan begitu tidak nyata. Berapa banyak cerita yang bisa diceritakan oleh hembusan angin, berapa banyak rahasia yang bisa disembunyikan oleh awan, kenangan hanyalah pikiran, tidak akan tercermin sebagai kenyataan. Ekspresi bahagiamu membuatku ingin menangis. Siapa lagi yang akan mengingatmu? Siapa lagi yang akan Anda ingat? Apakah orang yang dipanggil juga mengingatnya? Sosokmu yang kesepian membuatku ingin menangis. Jaga kenangan menjadi keyakinan. Saya percaya kenangan akan abadi seperti batu bercahaya.
Balasan (2)
Maksudnya apa?? Sebelumnya beri satu dulu!
Aku menekanku padamu dengan kedua payudara!
— Semua balasan dimuat —