Kutipan Cinta『囍』

Poster aslinya: tomat tomat tomat Tampilan: 327 Balasan: 4 Diposting di: 2012-05-05 00:10:36
1. Di dunia ini ada banyak orang, sangat mungkin pada saat cinta pertama mereka gagal, atau pada hari mereka menjadi janda/duda muda, mereka telah mengubur seluruh cinta seumur hidup mereka. Yang tersisa hanyalah tubuh, menjalani hari-hari yang harus dijalani. Yang tertinggal di hati hanyalah perasaan, bukan cinta. Hanya menanggapi dengan tenang, menumpuknya, namun tidak akan pernah lagi membara, menyala!\
Berjalan terus, akhirnya terpisah, ingatan menjadi memudar; melihat terus, menjadi lelah, cahaya bintang juga redup; mendengar terus, akhirnya terjaga, mulai menyalahkan; menoleh dan menemukan, kamu tidak ada, tiba-tiba aku kacau.\
Duniaku terlalu tenang, begitu tenang hingga terdengar detak jantung sendiri. Darah di ruang jantung perlahan mengalir kembali ke ventrikel, begitu siklusnya. Orang pintar suka menebak isi hati, mungkin menebak hati orang lain dengan benar, namun kehilangan hati sendiri. Orang bodoh suka memberi hati, mungkin akan ditipu, namun belum tentu bisa mendapatkan hati orang lain. Kamu pikir aku kebal terhadap senjata, aku pikir kamu kebal terhadap racun…\
Banyak kenangan muncul satu per satu di depan mata, menjadi begitu kabur, yang dulu begitu diyakini, begitu gigih, terus dipercaya, ternyata tidak ada apa-apa, bukan apa-apa… Tiba-tiba aku merasa sangat bodoh, sangat bodoh. Aku bersumpah, aku tertawa, tertawa hingga air mata jatuh. Tertawa karena kita begitu bodoh, kita selalu mengulang beberapa luka, tak ada yang bisa bersembunyi dari rasa sakit yang ditemukan. Namun tetap dengan bodohnya menunggu, sampai kecewa, lalu menunggu lagi, kecewa lagi…\
Saat aku pikir semuanya tidak berubah, asalkan aku senang bisa kembali ke pelukanmu, seumur hidup tak keluar, sebenarnya segalanya sudah berubah drastis, aku seperti nautilus yang bersembunyi di cangkangnya, menunggu saat aku mengintip dunia ini, lautan tempatku tinggal awalnya sudah menjadi pegunungan yang tak terjangkau. Dan aku adalah fosil yang mati membeku di tebing.\
Kenangan seperti asap, semua ingatan itu menempel di otak, seluruh sudut duniaku tentangmu. Mungkin hati akan sering merindukan, memikirkan setiap hari bisa melihat kebahagiaanmu, di tempat tanpa dirimu aku tetap meninggalkan berita tentangmu, tentang semua hal tentangmu suatu hari akan terlupakan, di masa depan kita tidak ingin melupakan namun dilupakan oleh waktu, tapi dalam hidupku selalu ada dirimu, itu adalah bagian dari pertumbuhanku, tidak akan pernah hilang.Kamu harus percaya bahwa di dunia ini pasti ada pasangan hidupmu, baik saat ini kamu sedang dikelilingi cahaya dan terhujani tepuk tangan, maupun saat kamu sedang sendirian berjalan di jalan yang dingin dan kehujanan, baik di pagi hari saat salju turun, maupun di sore yang terpanggang panas terik, dia pasti akan menembus kerumunan orang yang ramai di dunia ini, dia akan melewati mereka satu per satu, menuju padamu. Dia pasti akan datang dengan penuh semangat dan cinta yang mendalam di matanya, berjalan ke sisimu, memelukmu erat. Dia akan terburu-buru mendekatimu; jika dia masih muda, dia pasti akan memelukmu seperti anak nakal yang tidak mau berbagi mainannya. Jika dia sudah tidak muda lagi, dia pasti akan seperti pemburu yang telah melalui banyak rintangan, menyalakan api unggun di dekatmu, lalu memelukmu dengan lelah namun tenang, dan tertidur. Dia pasti akan menemukanmu. Kamu harus menunggu...\ Aku sudah terbiasa menunggu, karena itu, dalam siklus ini aku tak bisa menolak untuk kembali ke titik awal menunggu. Aku tidak tahu, berapa lama lagi aku harus menunggu untuk melihat sebuah jawaban; aku tidak tahu, berapa lama lagi aku masih bisa bertahan menunggu untuk mendapatkan sebuah hasil? Merindukan, terasa sangat lemah, itu karena aku tidak bisa melihat hasil dari kerinduan itu. Mungkin, kerinduan tidak membutuhkan hasil, itu hanya membuktikan bahwa ada seseorang yang pernah ada di dalam hatiku. Apakah mungkin memberi kerinduan sebuah sertifikat, membuktikan bahwa ia pernah ada?
📷 gambar (1)
gambar1
× Pratinjau
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Semuanya hanyalah awan!
Ah ah ah…!!
Palsu... jelas merupakan pandangan generasi baru
Xu Song...
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan