Orang Asing: "Kalian orang Tionghoa memang orang yang pekerja keras." "Tionghoa: "Bagaimana bisa?" "Orang Asing: "Setiap kali aku berjalan di jalan di pagi hari, aku sering melihat papan di pinggir jalan dengan dua karakter besar 'Sarapan,' yang mengingatkan orang di jalan agar tidak terlambat." "Komentar Orang Asing tentang Orang Asing
\Saat aku pertama kali tiba di Amerika, beberapa teman sekelas Tionghoa mengundangku ke restoran Tionghoa untuk menyambutku dan membersihkan diriku." Xiao Lin melihat beberapa orang asing di meja sebelah menggunakan sumpit dan berkata, "Semakin banyak orang asing yang sekarang tahu cara menggunakan sumpit!" Xiao Wang melanjutkan, "Orang asing itu tidak hanya tahu cara menggunakan sumpit, tapi juga cara memesan piring. Mereka tidak hanya tahu cara memesan sumpit atau lumpia. "Tepat saat Xiao Zhang hendak berbicara, seorang orang asing di meja sebelah, yang sudah cukup makan dan mabuk, perlahan berjalan ke meja kami dan, dengan aksen khas Beijing, berkata, "Tolong pahami ini, di sini, kalian adalah orang asing." "Tiga pertarungan" Seorang teman Amerika kembali ke China dan memintanya berbagi kesannya. Dia berkata, "Makan di sini berarti bertarung tiga kali untuk satu kali makan." Dia menjelaskan, "Begitu kami masuk restoran, untuk menyerahkan tempat duduk, tuan rumah dan tamu mulai saling menarik. Kemudian hidangan disajikan, dan tuan rumah serta tamu harus saling mendorong untuk menghalangi meja. Pada akhirnya, untuk membayar tagihan, pertarungan sengit dan mendebarkan pecah." "\Tak terkendali\Seorang mahasiswa asing berpartisipasi dalam "Kontes Pidato Mandarin" di suatu tempat di daratan Tiongkok. Pernyataan pembukaannya adalah: "Hadirin sekalian, pertama-tama, saya harus meminta maaf kepada Anda semua atas bahasa Mandarin saya yang malang. Hubungan saya dengan bahasa negara Anda seperti hubungan saya dengan istri saya—saya sangat menyukainya, namun saya tidak bisa mengendalikannya. ”
Kisah lucu orang asing yang tidak kamu ketahui
×
❮
❯
Balasan (1)
Bertahun-tahun yang lalu, saya juga menemukan postingan yang mirip dengan yang dibuat oleh TS (poster asli). Saat itu saya merasa TS sangat konyol, saya hanya tertawa sinis dan pergi. Bertahun-tahun kemudian, ketika saya melihat postingan yang sangat konyol itu dinaikkan menjadi postingan yang penting dan dipasang di atas, saya baru menyesal. Oleh karena itu, setiap kali saya bisa berada di barisan teratas, tidak peduli seberapa konyol postingan itu, saya selalu menyalin dan menempelkan kalimat ini, untuk memperingatkan pembuat postingan di bawah: jika kalian tidak membalas, kelak kalian akan menyesal. Bukan untuk alasan lain, hanya untuk satu kalimat: Siapa tahu nanti jadi viral?
— Semua balasan dimuat —