Puisi yang paling perkasa yang pernah saya lihat
(tengah)\Seumur hidup maju mundur seperti angin badai,\Sekali pandang orang berbakat, dunia terasa kosong;\Sendirian menentang langit dengan pedang dingin,\Mengapa harus lahir membuatku malu sebagai pahlawan?\Sejak lahir menjadi yang terdepan di antara manusia,\Hanya aku dan langit yang seumur;\Kedua kaki menendang ombak dunia fana,\Bahu menanggung semua kesedihan dari dahulu hingga kini. Tidak bertanya tentang puncak lagi untuk apa,\Melihat ke bawah langit tidak terasa tinggi.\(kiri)
Balasan (9)
Tidak merasa………
Kamu adalah Kakak Telur Dadar
Eh… lalu kamu nyanyikan satu~
Lihat aku! Jika langit memberiku kemegahan, aku pasti akan lebih gila daripada langit sendiri!
Kakakak… orang di bawah sedang oceh…
Hehe~ Pedang tajam menjelajahi dunia ke sana kemari, Cahaya terang menembus pelangi mengejar rasi Taurus. Sepanjang hidup menyesal dengan pedang di lengan, Embun di ladang mengumpulkan kemegahan beberapa musim gugur! ——————— Ditulis oleh Dugu Qiubai
Bagaimana ini, luasnya langit dan bumi cerah sejauh ribuan mil, menyeberangi sungai dan laut sesuka hatiku. Kekuatan memindahkan gunung mengejutkan dunia, angin, guntur, dan petir mengendalikan dewa dan roh. Hou Yi menembakkan matahari, Nvwa menambal langit. Dalam jeda reinkarnasi enam jalan, mengejutkan bumi dan membuat dewa serta roh menangis. Mereka yang berhati memiliki pertahanan dari kesialan yang tiada akhir. Bumi retak, gunung berguncang, satu lanskap leluasa dinikmati.
Di luar gunung ada gunung, di luar menara ada menara, kamu tidak mencintaiku, aku sedih. Di seluruh dunia ada banyak wanita cantik, tapi tidak ada yang selembut kamu. Sembilan daratan dan dunia dipenuhi salju, menunggangi pedang di sungai dan danau demi sang pujaan hati. Orisinal!!!
— Semua balasan dimuat —
