Malam Tengah Roh Jahat 16 (Selesai)

Poster aslinya: Ahli Preman@Musim Panas Tampilan: 314 Balasan: 4 Diposting di: 2012-05-11 02:55:57
Entah kapan, ketika semangkuk air manis dengan perlahan masuk ke dalam mulutnya, Jiang Yiluo baru perlahan membuka matanya. Beberapa petani dengan sikap ramah terlihat di hadapannya. "Kamu baik-baik saja?" tanya seorang paman di atas kepalanya. Saat itu, dia baru menyadari bahwa langit sudah biru dengan awan putih, jelas sudah siang. Udara segar khas hutan berhembus, membuatnya merasa lega dan tenang.\ "Di sini ada monster!" gumam Jiang Yiluo sambil berdiri, "Di kuil ini ada monster!"\ "Monster apa? Tidak ada kuil di sini," kata warga sekitar dengan bingung.\ Jiang Yiluo menoleh ke arah reruntuhan kuil semalam, terkejut. Astaga! Tempat kuil reruntuhan semalam sekarang telah menjadi sebuah pemakaman besar berwarna putih. Astaga, apakah kuil semalam adalah wujud dari serigala iblis berusia seribu tahun?\ "Aneh, patung dewa Taoist yang kami taruh di puncak gunung bagaimana bisa sampai ke sini? Astaga, dadanya bolong besar?" gumam seorang warga beberapa meter di dekat rerumputan sebelah timur.\ Dengan dibantu warga, Jiang Yiluo segera berjalan mendekat, menenangkan diri, dan melihat ke arah pandangan warga tersebut, terkejut. Di depan matanya ternyata ada sebuah patung batu Taoist berwarna abu-abu yang terbaring di rerumputan, bentuknya persis sama dengan Taoist berpakaian abu-abu yang menyelamatkannya semalam. Tangan patung memegang pedang batu yang sama seperti semalam. Namun, yang paling aneh adalah dada patung ini justru berlubang besar dan gosong. Astaga, apakah Taoist berpakaian abu-abu yang menyelamatkannya semalam adalah sebuah patung batu sebesar manusia?\ Namun, untuk makhluk serangga serigala raksasa itu tidak meninggalkan jejak sama sekali. Jiang Yiluo menyadari bahwa ia pasti telah benar-benar mengalahkannya semalam, mungkin sudah hancur menjadi abu, lenyap begitu saja. Intinya, di sini tidak akan ada lagi monster yang mengganggu manusia. Namun, jenazah Li Lin menghilang.\ Dengan bantuan warga, Jiang Yiluo perlahan berjalan menuju rumah sakit terdekat. Ia tahu tidak semua orang akan percaya ceritanya, tetapi ia akan menyimpannya dalam hatinya.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Hehe, mendukung sedikit.
Memberikan dukungan!!
Dukung! Buat lanjutan dong, buat lanjutan...
Cerita hantu!
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan