Langit adalah cakrawala, dan bumi memiliki empat penjuru.
Kekacauan baru saja dimulai, dan segala sesuatu masih hidup.
Gunungnya megah dan sungainya panjang.
Ada jam tiga siang, siang dan malam berganti.
Tahun ini dibagi menjadi empat musim, dengan dingin dan musim panas datang dan pergi.
Ada tanah tebal di bawah langit, dan lebar tanah tebal tidak dapat diukur dengan langkah; ketinggian langit hanya dapat diukur secara visual. Hanya dikatakan bahwa matahari dan bulan bergantian, dingin dan panas berubah, awan naik dan hujan turun di tanah yang tebal, embun mengembun dan embun beku terbentuk, dan banyak makhluk lahir. Makhluk-makhluk ini menyebut tempat mereka menginjakkan kaki di Dunia Kilat Qiqiai. Alam Qiqi Aishan (selanjutnya disebut Alam Aishan) memiliki wilayah yang sangat luas. Pada awalnya, bagian paling utara adalah hamparan es dengan hamparan es ribuan mil, dan hanya terdapat sedikit makhluk hidup. Semakin jauh, terdapat gunung es tak berujung yang membentang di langit, dan tidak ada manusia.
Di sebelah barat dan timur Alam Ai Shan terdapat lautan luas yang tak terduga. Di selatan, air dan rumput berangsur-angsur melimpah, dan hasil bumi melimpah. Hanya saja gurun pasir tiada tara tiba-tiba muncul di dalamnya, seperti bekas luka yang menempel di dunia Aishan. Di tengah Alam Aishan, terdapat lautan luas yang membagi Alam Aishan menjadi dua benua.
Di sebelah barat adalah Benua Nakal. Makhluk di dalamnya mengaku sebagai putra Rogue. Mereka mengaku terdegradasi ke Alam Aishan dan menanggung kesulitan. Ketika seluruh Benua Aishan bersatu, mereka dapat kembali ke Alam Perak dan disebut anggota Klan Nakal.
Di sebelah timur adalah Benua Qingcheng, tempat para makhluk percaya pada dewi kecantikan, mengaku sebagai ras yang dibesarkan oleh dewi, dan merupakan penguasa sejati dunia Aishan. Hanya mereka yang berhak menikmati dunia ini. Mereka telah menjadi musuh bebuyutan klan gangster selama beberapa generasi dan menyebut diri mereka klan Qingcheng.
Qiqi Aishan (7723) Dunia langit dan bumi pertama kali terbuka
Balasan (13)
Haha, preman
Hehe, tidak buruk, pasti masih ada lagi di belakang, kan?
Memukul papan...
Ya, terlebih dahulu saya jelaskan, ini bukan saya yang menulis~
Matahari terbenam di barat, langit merah, Mu Qing dan Nyonya Feng masuk ke semak-semak. Mu Qing menampakkan ulat bulu, Nyonya Feng malu hingga wajahnya memerah. Nyonya Feng menampakkan lubang tanpa dasar, ulat bulu Mu Qing berubah menjadi naga surgawi. Naga surgawi mengibaskan ekor menukik ke dalam lubang, membuat Nyonya Feng terus menjerit kesakitan...
Cantik, kamu mau dipukul, ya?
Mendukung lantai lima, setuju
Eh... terserah kalian, ada admin nggak, hapus balasannya!
Lantai lima sangat mesum,
Kamu yang cari masalah!
……………
Lantai lima sangat mesum..
Jangan lupa aku juga seorang penyair besar~
— Semua balasan dimuat —