Bab tambahan "Jiwa" Hantu dan dewa Yang Mahakuasa

Poster aslinya: Kodachi pemakan kotoran Tampilan: 116 Balasan: 4 Diposting di: 2012-06-10 23:28:19
penuh kebencian!
Jig mengumpat secara diam-diam sambil menghindari pukulan fatal Yu Tian.
"Hehe. Pergilah ke neraka, Jig!" Kata Yutian sambil mencibir. "Kamu bukan lawanku."
"Benar-benar?" Setetes keringat melintasi dahi Jig. "Saya masih punya kartu truf."
"Oh?" Yutian berkata dengan heran. "Apa itu?"
Hmph...
Jig mengulurkan tangan hantunya. Melafalkan rangkaian kalimat yang tersentak-sentak dan sulit dipahami.
"Ayo! Hantu dan dewa Yang Mahakuasa: D?N?F?Hua Teng?Kuda tua!"
Sosok super tinggi muncul di depan Yu Tian. Ma Huateng menatap Yu Tian. Ada rasa jijik di matanya.
Dia mengangkat tinggi-tinggi tanda di tangannya.
"Bersih!!" Dia memukulnya dengan keras untuk pertama kalinya. Sebuah lubang besar muncul di tanah.
"Jaringan!" Tanda itu dihancurkan untuk kedua kalinya. Tanah retak. Aliran magma menyembur keluar.
"Menghubungkan!" untuk ketiga kalinya. Magma muncrat. Panas terik melelehkan udara.
"Ganggu!! Ganggu!!!" Ma Huateng menggunakan kekuatan terakhirnya untuk menghancurkan magma yang mengalir kembali ke tanah. Perlahan menghilang.
Akumulasi magma terakumulasi di bawah tanah, menghasilkan kekuatan yang sangat menakutkan.
"Mengaum!!" Magma meletus!
Jig melihat ke permukaan yang kacau dan tersenyum.
Tiba-tiba, sebilah pisau tajam terbang ke arahnya.
Senyumnya menghilang.
Perlahan-lahan dia mendarat di tanah.
Sebuah pisau menembus jantung dari belakang.
Seorang pria menghampiri Jig dengan nada menghina. Saya melihat pupil emasnya yang membesar. Menatap ke langit dan tertawa. "Haha! Ji Ge! Lagipula, kamu tidak bisa mengalahkanku Yutian!!!"

mengejutkan sekawanan burung.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Eh....
...... Tidak bisa diungkapkan!
Aktifkan kartu sihir, hapus perangkap
Dahi,,,,,
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan