【Eason】Orang datang dan pergi
Teman sudah pergi, kamu yang baru dipromosikan tetap mengangkat gelas sampai tengah malam masih belum cukup, menggunakan segala akal untuk meraih tanganku, melilit di leherku dari belakang, mengatakan pacarmu sibuk itu hanya alasan, sampai akhirnya minum sampai mabuk. Pasangan akan pergi, kamu yang baru putus menangis hingga habis air mata datang mengaku, kesepian lalu menggenggam tanganku. Setelah menyingkirkan surat tangannya, aku sudah mendapatkanmu atau tidak, tapi setidaknya kita selanjutnya menjadi teman akrab. Menutup mata, siapa yang paling kau rindukan? Membuka mata, ternyata di sebelahmu siapa? Bersyukur di stasiun, masih ada peron yang bisa memuaskan kita sampai menangis. Memiliki atau tidak, kita tetap akan mengingat siapa. Bahagia atau tidak tetap tersimpan di tubuh. Jika cinta bisa tak pernah hilang, mengapa hari ini kamu mencari pasangan? Siapa pun akan pergi, kamu yang baru jatuh cinta sudah tahu kita ternyata belum cukup, mencari alasan melepaskan tanganku, menyembunyikannya di belakang stiker. Usaha kerasku pernah terbuka atau tidak, tapi sudah mencoba melepaskan hati dengan perjalanan. Bagaimana menjawab tidak. Menutup mata, siapa yang paling aku rindukan? Membuka mata, ternyata di sebelah siapa? Bersyukur di stasiun, masih ada peron yang dulu pernah membuat kita puas sampai menangis. Memiliki atau tidak, tetap akan mengingat siapa. Bahagia atau tidak suatu hari pasti berlalu. Jika cinta untuk tak pernah hilang, siapa yang pernah memaksa siapa. Jika cinta sulit dimasukkan ke tangan, mengapa tidak menaruh tangan ini di dalam hati. Waktu akan berjalan, aku yang baru putus mulai bergandengan tangan dengan orang lain, tapi apa yang bisa dimiliki, melilit di leher itu, rambut terindah belum berada di tanganku, aku juga senang sudah minum.
Balasan (1)
Belum pernah dengar..
— Semua balasan dimuat —