Uji kesabaranmu.
Jika kamu bisa sabar membaca artikel di bawah ini sampai habis, itu cukup membuktikan bahwa kamu orang yang sabar. Yang tidak sabar, harap menghindar. Di pagi hari, anak-anak memanggul SB (tas sekolah); orang dewasa sibuk pergi ke SB (kantor); sedangkan aku, hanya membuka internet untuk melihat berita terbaru yang tersebar di SB (media sosial); pada malam hari, saat memesan makanan aku bilang SB (terserah); setelah kenyang, pergi ke jalan besar untuk SB (jalan-jalan); pulang, tangan memegang SB (mouse); jika ada mood, menulis SB (catatan ringan) di blog; orang, seharian penuh di SB! Beruntung bertemu dua gadis Amerika, mengira bahasa Inggrisku lancar, tapi hanya bisa menangkap satu kata yaitu SB (somebody = sb.); hidup orang memang benar-benar SB (gagal)… Tahun itu aku SB (delapan belas), masuk tentara menjadi SB (tentara). Awalnya, aku menjadi SB (penjaga). Pekerjaan berat, melihat SB (atasan) harus memberi hormat, berdiri berjam-jam tidak boleh melihat SB (jam tangan), hal kecil pun harus segera SB (melapor), saat latihan berdiri harus menggantungkan SB (kantong pasir) kecil, seharian, bahkan tidak punya energi untuk SB (berjalan jalan). Aku pun SB (asal) membuat alasan bahwa aku SB (sakit) ingin pindah menjadi SB (pelaut), ternyata ditempatkan di SB (perahu kecil), sial, dengan tubuhku yang SB (lemah), membuatku pusing, bahkan makanan SB (kerang) dan SB (roti panggang) bulan lalu pun muntah keluar, aduh Tuhan, aku SB (kehidupan sebelumnya) melakukan dosa apa. Pemimpin berencana memindahkanku menjadi SB (penerjun payung), aku bilang tidak mau, jika saat mendarat tidak hati-hati, SB (pasti) akan menjadi SB (tentara terluka), jika SB (punggung tangan) atau SB (lengan atas) cedera dibalut SB (kasa), paling cuma meninggalkan SB (bekas luka), jika kaki patah, bisa menjadi SB (Sun Bin, tokoh sejarah), jika bertemu SB (bukit) dan SB (menghindar) tidak sempat, itu benar-benar SB (kerugian). Jadi, aku memutuskan SB (menyerah) tidak lanjut. Sebelum dan sesudah jadi tentara SB (tiga ratus) hari, selain lelah sampai wajah SB (pucat), tidak belajar apa pun. Pergi SB (bekerja)? Saat sekolah pun aku tidak serius, tidak pernah membawa SB (tas sekolah), tidak membaca SB (buku), sekarang bahkan tidak tahu cara menggunakan SB (mouse). Terpaksa membantu orang memperbaiki SB (pompa air), aku bahkan belum pernah menyentuh SB (gelas ukur), bagaimana aku bisa mengerti?Perangkat itu bodoh, tidak ada petunjuk, tidak ada merek, juga tidak ada tanda identifikasi lainnya, gelombang suara bisingnya menyebar di dalam rumah, seperti longsoran. Tiba-tiba, sebuah kejadian terjadi, sepotong papan batu di samping saya tiba-tiba runtuh. Begitulah hidup saya, seumur hidup tidak pernah melakukan sesuatu yang hebat, bahkan urusan di tangan pun tidak dikerjakan dengan baik, tubuh juga tidak oke, bahkan tidak bisa masuk edisi ketiga. Ah, ketika saya bernyanyi tentang keberuntungan di surga, saya melihat generasi berikutnya mengukir di makam saya—kegagalan.
Balasan (4)
seluruh sb
Hidup memiliki risiko, terjun ke dunia harus berhati-hati. Postingan ini tidak menyiratkan, mendorong, mendukung, atau memetakan pembaca untuk membuat penilaian positif atau negatif mengenai gaya hidup, sikap kerja, pernikahan dan pertemanan, atau pendidikan anak. Anak di bawah umur harap membaca postingan ini dengan pendampingan wali. Bagi yang tidak memiliki kapasitas hukum penuh, harap segera menutup halaman ini, dan menyiram serta mensterilkan keyboard, hard disk, soket listrik, monitor, mouse, dan CPU dengan 20% kalium permanganat + 75% etanol.
Sungguh orang bodoh
puncak idiot
— Semua balasan dimuat —