Di dunia Tengah yang jauh, penuh dengan banyak legenda indah, beredar begitu banyak cerita yang menyentuh hati. Konon Raja Sorei mendirikan Kerajaan Sorei, dan permaisurinya melahirkan dua putra, Raja Sorei memberi mereka nama 'Galamar' dan 'Valadorn'. Segalanya dalam kehidupan berlangsung begitu tenang dan alami. Raja Sorei memutuskan untuk menunjuk Galamar sebagai pangeran untuk mewarisi tahtanya.
Hari berganti hari, waktu berlalu dengan cepat, sekejap kemudian raja yang dulunya gagah—Raja Sorei—telah menua, dan Galamar mewarisi tahta, menjadi Raja Sorei, sementara saudara kembarnya, Valadorn, setia di sisinya, memimpin tentara, melindungi negara, menjadi seorang jenderal yang terkenal. Ia membantu kakaknya Galamar memerintah Kerajaan Sorei yang indah dan damai. Persaudaraan antara Galamar dan Valadorn juga menjadi kisah menarik yang sering dibicarakan rakyat di sela-sela waktu santai mereka. Orang-orang merasa senang dan puas karena kerajaan mereka memiliki raja yang membawa kedamaian bagi mereka.
Beberapa tahun berlalu, namun tak seorang pun menyangka, cerita ini justru terjadi pada saudara kembar yang sangat dekat ini.
Suatu hari, dalam sebuah percakapan dengan Valadorn, Galamar mendapati cara bicaranya agak aneh, namun hal ini tidak menimbulkan kecurigaan pada Galamar, karena ia yakin persaudaraan mereka tidak ada yang menandinginya. Namun, pada malam berikutnya, Galamar yang tengah tidur terbangun karena suara hiruk-pikuk pertempuran di luar istana. Para penjaga melaporkan: Valadorn memimpin Pasukan Merah menyerbu istana, bersumpah akan membunuh Galamar dan merebut tahta! Apa? Galamar tak percaya pada kenyataan ini, orang yang paling ia percayai ternyata melakukan hal seperti ini? Namun kenyataannya kejam, tidak memberi Galamar waktu untuk berhenti sejenak. Pasukan Biru yang menjaga istana mengalami banyak korban akibat serangan mendadak Valadorn. Mereka bertempur dengan gagah berani untuk melindungi raja, tetapi mulai kelelahan. Galamar, di bawah perlindungan seorang kapten, terpaksa memimpin sisa Pasukan Biru meninggalkan istana pada malam hari, mundur ke arah timur, sementara Pasukan Merah Valadorn terus mengejar di belakangnya...
Apa yang sebenarnya terjadi? Beberapa hari berturut-turut bekerja keras, bertempur sepanjang malam, Galamar masih tidak bisa mempercayai ini! Mengapa saudara kembar yang selama ini paling dekat dengannya ingin mengkhianatinya dan merebut tahta? Apakah hanya itu? Mengapa ia tidak memikirkan bahaya yang akan ditimbulkan perang bagi rakyat?Dia... terlalu banyak misteri membuat Grama bingung, dia hanya bisa maju selangkah demi selangkah...
Bagi Raja Grama, ini jelas merupakan masa kegelapan; Voladon sudah memutuskan untuk bersikap bermusuhan dengannya, dan hampir akan memasukkan kerajaan ini ke dalam wilayah kekuasaannya. Bagi Grama, ini adalah perang hidup mati yang harus dimenangkan; dia harus menemukan cara untuk mengalahkan kekuatan jahat Vanado demi menyelamatkan kerajaan ini. Apakah Grama dan pasukannya mampu mengalahkan penyihir gelap, laba-laba raksasa, dan pasukan yang membuat nama Voladon terkenal?
Perang suci terakhir antara cahaya dan gelap ini, strategi, tipu muslihat, dan keberanian semuanya sangat dibutuhkan, dan terserah padamu untuk memenangkan pertempuran ini! Konon, kerajaan kuno ini secara resmi disebut SRPG.
[Ngobrol Santai] Kisah di Balik Kerajaan Purba 1
Balasan (5)
Mulai sekarang panggil aku Grammer…
Kerajaan Kuno, SRPG klasik selamanya
Hmm, bukankah kemarin tidak bisa melihat hantu?
Seharusnya sudah tahu
Iya! Aku ingin menjadi orang biasa yang super umum dan sama sekali tidak menarik perhatian! Hantu atau apapun itu pasti tidak terlihat!
— Semua balasan dimuat —