Posting tidur...

Poster aslinya: Kodachi pemakan kotoran Tampilan: 125 Balasan: 8 Diposting di: 2012-09-01 01:39:58
Angin di tengah hujan rintik-rintik, berjalan melewati persimpangan sambil memegang payung. Seseorang tersandung dan menginjakku, tidak mengucapkan maaf atau permisi. Ekspresi dingin tanpa suka maupun duka, adalah mantra kota ini. Setiap orang takut terlihat rapuh di hati mereka. Melihat matamu yang bingung dan polos, penuh dengan kebingungan. Sejak mengalami semua itu, kamu tidak banyak tersenyum. Tidak perlu terus-menerus berpikir berlebihan, setiap hari harus dijalani dengan lebih bebas. Bisa memahami, bisa melepaskan, memetik seuntai bunga. Jika bisa tersenyum sedikit lebih banyak, hidup pun akan sedikit lebih indah. Mengapa harus hidup begitu dingin dan sepi. Di malam hari sering sulit tidur karena hal-hal kecil. Jika bisa tersenyum sedikit lebih banyak, kebahagiaan pun akan sedikit lebih menyertai. Jangan menunggu sampai dunia menjadi dingin baru menyadari semuanya salah.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Tidur…
OP menjiplak lirik Kakak Xu Song! (Bumi menjadi lebih dingin)
Mungkin ini adalah takdir Aku mendengar dirimu seperti ini Memiliki keindahan yang sunyi Seperti bintang yang jauh Di malam-malam sepi Itu lagu malam yang berputar di hati Sangat ingin kuucapkan langsung kepadamu Kamu adalah satu-satunya di hatiku Hanya mencintaimu Suaramu adalah energi kebahagiaan Hanya mencintaimu Memikirkanmu membuat hatiku lebih cerah Hanya mencintaimu Tidak peduli badai sebesar apa yang kita lewati Aku akan selalu tegar mendampingimu Mungkin ini adalah takdir Aku mendengar dirimu seperti ini Memiliki keindahan yang sunyi Seperti bintang yang jauh Di malam-malam sepi Itu lagu malam yang berputar di hati Sangat ingin kuucapkan langsung kepadamu Kamu adalah satu-satunya di hatiku Hanya mencintaimu Suaramu adalah energi kebahagiaan Hanya mencintaimu Memikirkanmu membuat hatiku lebih cerah Hanya mencintaimu Tidak peduli badai sebesar apa yang kita lewati Aku akan selalu tegar mendampingimu Hujan kembang api yang indah Aku tersenyum menulisnya dalam buku harian Aku tidak akan melupakan Kamu muncul dalam hidupku Hanya mencintaimu Suaramu adalah energi kebahagiaan Hanya mencintaimu Memikirkanmu membuat hatiku lebih cerah Hanya mencintaimu Tidak peduli badai sebesar apa yang kita lewati Aku akan selalu tegar mendampingimu
Saya adalah tikus Song...
Aaaah!
OP goreng. Bahan-bahan yang dibutuhkan: satu OP segar, dua ton minyak talang, 50 tumpukan kotoran, dan 10 batu bata. Pertama, kita potong leher OP agar darah bisa keluar, karena darah dari poster asli beracun. Lalu kupas kulit poster asli, karena ada banyak kotoran. Kemudian belah perut poster asli, keluarkan organ dalam, dan rendam dengan garam selama sepuluh menit. Kemudian masukkan kotoran ke mulut dan perut OP. Untuk menambah rasa, kita tekan bata ke perut OP. Kemudian tuang minyak talang ke wajan, lalu goreng seluruh OP di dalamnya. Setelah dua puluh menit, OP goreng siap disajikan!
Sisa tahun, tidak bisa dihapus lagi ya, haha.
Angin di tengah hujan rintik-rintik, berjalan melewati persimpangan sambil memegang payung. Seseorang tersandung dan menginjakku, tidak mengucapkan maaf atau permisi. Ekspresi dingin tanpa suka maupun duka, adalah mantra kota ini. Setiap orang takut terlihat rapuh di hati mereka. Melihat matamu yang bingung dan polos, penuh dengan kebingungan. Sejak mengalami semua itu, kamu tidak banyak tersenyum. Tidak perlu terus-menerus berpikir berlebihan, setiap hari harus dijalani dengan lebih bebas. Bisa memahami, bisa melepaskan, memetik seuntai bunga. Jika bisa tersenyum sedikit lebih banyak, hidup pun akan sedikit lebih indah. Mengapa harus hidup begitu dingin dan sepi. Di malam hari sering sulit tidur karena hal-hal kecil. Jika bisa tersenyum sedikit lebih banyak, kebahagiaan pun akan sedikit lebih menyertai. Jangan menunggu sampai dunia menjadi dingin baru menyadari semuanya salah.
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan