Didedikasikan untuk Kota yang Memikat (Versi Komedi)
Semoga sehat selalu, dan semoga segala urusan lancar Nama: Qingcheng Identitas: Pembunuh Tak Terkalahkan【Gelap】 Dokter Ilahi Tak Tertandingi【Terang】 Kepribadian: Kadang lembut dan manis, kadang nakal dan ceria, kadang kejam dan tanpa ampun Bertemu denganmu, aku baru menyadari, ternyata sinar matahari di dunia ini juga bisa begitu hangat dan cerah. Kehidupan yang penuh intrik, hati yang telah lama beku, perlahan mulai bergejolak. Pertemuan pertama kita, aku sedang diburu musuh, terluka dan terjatuh di pinggir jalan, kamu lewat dan menyelamatkanku. Dalam kelelahan itu, senyuman polosmu, ekspresi lembutmu, pakaian sederhanamu, langsung menarik perhatianku, waktu itu kamu seperti dewi yang tak menyentuh dunia fana. Pertemuan kedua kita, aku membawa adikku yang keracunan untuk meminta bantuan dokter, tak kusangka, dokter itu ternyata adalah kamu. Saat itu, kamu yang nakal, ceria, lembut, manis, meninggalkan kesan yang mendalam di hatiku. Kupikir kamu begitu polos dan suci, tapi mengapa aku bisa melihatmu yang begitu sedih dan murung? Pertemuan ketiga kita, aku adalah Pangeran Rui yang terkenal di istana, kamu adalah pembunuh yang telah menerima uang untuk membunuhku. Malam itu, aku melihat keheranan di matamu, dan dari matamu aku juga melihat keterkejutanku. Aku tahu aku tak bisa menyakitimu, jadi aku membiarkanmu pergi. Setelah waktu yang lama, kamu memberitahuku bahwa itu adalah satu-satunya kegagalan dalam sejarah tugasmu. Dunia ini penuh dengan naik dan turun, pasang surut. Apakah karena sebab atau takdir? Satu adalah Pangeran yang terkenal dingin di istana, yang bisa tanpa ragu membunuh siapa pun yang menentangnya, namun padanya saja, ia menahan diri. Dengan senyum lembut dia berkata padanya: "Jika suatu hari aku harus menjadi musuhmu, maka, tolong bunuh aku!" Satu lagi adalah pembunuh terkenal yang dingin di dunia persilatan, yang bisa menerima semua tugas demi keuntungan, namun hanya pada satu kali itu, sejarahnya meninggalkan noda kegagalan. Dengan senyuman polos dia berkata padanya: "Jika dunia ini tak ada dirimu, aku juga kehilangan arti keberadaan." Sekejap, dia kembali menjadi dokter tak tertandingi yang terkenal di dunia persilatan, orang-orang mengatakan dia berhati malaikat, penuh belas kasih, tapi siapa yang tahu, dia hanya untuk dia. Dia untuknya, membunuh semua orang di dunia, menyelamatkan tak terhitung banyak orang, satu tangan berdarah, satu tangan bersih. Dia untuknya, mengkhianati banyak orang, mengecewakan seluruh dunia, satu tangan dalam istana, satu tangan di dunia persilatan. Di bawah pohon persik, mereka saling bersandar, menatap satu sama lain, telah menjadi sumpah setia. "Demi dirimu, aku tak menyesal!"
Balasan (9)
Kamu menulis dua artikel! Hebat
Kapan akan menyumbangkan dua artikel untuk preman?
Bingung...
Hehe, ini adalah perasaan yang muncul pada hari aku putus cinta di 'Hanya Cinta Padamu', moderator cepat beri sorotan ya
Awo awo awo, slogan kami adalah: Hmph hahahahahaha
Kenapa tidak ada yang menandai sebagai unggulan? 5555555555555
Ah sudahlah, nanti aku lebih baik menyerahkannya saja
Menulis apa ini, Wuji?
Judul sensasional tanpa kesalahan... tidak sesuai dengan kenyataan.
— Semua balasan dimuat —