Membaca beberapa cerita hantu baik untuk kesehatan, semoga segalanya berjalan lancar! :-D

Poster aslinya: Sesuaikan Tampilan: 197 Balasan: 3 Diposting di: 2012-10-03 16:11:44
Universitas tertentu adalah universitas yang cukup bagus, oleh karena itu, para mahasiswanya juga sangat suka belajar. Tokoh utama dalam cerita ini adalah seorang pemuda yang rajin belajar. Dia memang sangat rajin, setiap hari menekuni belajar di ruang belajar lantai tiga hingga larut malam ketika suasana sudah sangat sepi. Pada suatu malam yang sunyi, pemuda itu sedang menulis XYZ dan ABC di ruang belajar; di koridor yang redup terdengar suara langkah sepatu hak tinggi yang berderak. Pemuda itu sedang dalam momen tegang, jadi tidak memperhatikan. Tiba-tiba, pintu belakang ruang belajar terdengar bunyi derit, terbuka, dan terdengar suara perempuan yang jernih dan indah dari dalam kelas, 'Bolehkah kamu menari dengan saya?' Pemuda itu mengangkat kepala, menatap penuh bingung ke pintu belakang, muncul wajah perempuan cantik dan berkharisma namun pucat di pintu. Pemuda itu tiba-tiba terganggu pikirannya, sangat kesal, lalu menolak dengan berkata, 'Maaf, sudah larut malam, saya harus pulang beristirahat. Lagi pula, menari juga harus di aula dansa, nanti di akhir pekan, datanglah ke aula dansa, saya hanya akan menari denganmu. Baiklah, selamat tinggal, saya harus pulang dan beristirahat!' Kemudian, dia menata bukunya, menjepitnya di bawah lengan, kemudian pulang untuk tidur. Keesokan harinya, pemuda itu kembali belajar di ruang belajar itu, pada waktu yang sama seperti kemarin, suara gadis itu terdengar tepat waktu, 'Bolehkah kamu menari dengan saya?' Pemuda itu sangat kesal dan berkata, 'Bukankah saya sudah bilang? Nanti di akhir pekan saya akan menari denganmu di aula!' Saat itu, terdengar suara penjaga gedung dari bawah, 'Mahasiswa, waktunya pulang, pintu akan ditutup!' Maka, pemuda itu membawa buku turun, dan berkata kepada penjaga gedung di bawah, 'Halo!' Penjaga gedung berkata, 'Mahasiswa, hanya kamu sendiri ya, kamu terlalu rajin!' Pemuda itu berkata, 'Tidak, masih ada seorang gadis juga!' Sang penjaga berkata, 'Tidak, saya hanya melihat kamu sendiri!' Pemuda itu berpikir, tak seharusnya, seharusnya masih ada gadis cantik itu, bagaimana bisa... jangan-jangan... Memikirkan hal ini, hati pemuda itu berdebar, lalu terburu-buru kembali ke asrama untuk tidur. Malam ketiga, pemuda itu merasa takut, maka dia mengajak seorang teman laki-laki dari kamar asramanya untuk belajar bersama di ruang belajar, dan memintanya untuk menutup pintu saat pergi.Namun, pada suatu waktu si anak laki-laki ada urusan, ia pergi seorang diri, dan ketika pergi pun lupa memanggilnya. Anak laki-laki itu belajar, tanpa disadari waktu pun telah sampai saat itu lagi. Ketika anak laki-laki itu melihat jam, waktu itu telah tiba lagi, di sekitarnya longgar karena sudah tidak ada orang, dia sedang bangun untuk pergi, tiba-tiba suara gadis itu muncul tepat waktu: "Bolehkah kau menari denganku?" Anak laki-laki itu hendak menolaknya, namun dia berpikir ulang, tidak berani, dia kan hantu, tidak berani membuatnya marah. Jadi, dia gemetar dan berkata: "Baiklah, aku akan menari bersamamu!" Gadis itu berjalan masuk ke kelas, mengenakan gaun putih, anak laki-laki itu pun menari dengan gadis itu di panggung. Tiba-tiba terdengar suara “dondong dondong” di pintu, itu adalah kakek penjaga, “Anak muda, sudah larut malam, kenapa belum pulang, sedang apa kamu?” “Aku sedang menari dengan seorang gadis!” “Gadis, gadis dari mana?” “Barusan aku masih menari dengannya!” kata anak laki-laki itu pada dirinya sendiri. Kakek itu menanyakan wajah gadis itu, berkata: “Gadis yang kau maksud sepertinya gadis yang ditabrak mobil di jalan samping gedung ini dua tahun lalu, sangat cantik, sungguh sayang sekali!” Dia menunduk, melihat tanganinya penuh darah. Seminggu kemudian, pada suatu malam, di lantai atas gedung tempat anak laki-laki itu belajar, terdengar teriakan mengerikan, orang-orang datang dan melihat bahwa anak laki-laki itu telah melompat dari lantai atas untuk bunuh diri, alasannya tidak diketahui!
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Selamat datang di Kereta Harmoni, penerbangan ini akan berangkat dalam satu jam, mohon para penumpang mengencangkan sabuk pengaman.
Apakah ada yang lebih menyeramkan?
Semuanya sama, tapi ini sangat membosankan
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan