[Rekomendasi Musik]Untuk Naga

Poster aslinya: Angin jahat dan bulan dingin Tampilan: 121 Balasan: 2 Diposting di: 2012-10-04 19:23:02
Di telapak tangan, sinar bulan yang abadi, luka itu, keheningan yang tertawa lalu berlalu. Menengadah untuk menghormati, kau berdiri tegak di satu sisi. Itulah kegilaanmu sejak lahir sebagai naga, ingatlah namamu adalah Yanhuang. Di menara api, matahari terbenam di medan perang. Di samping pedang yang patah, waktu mengalir dengan tenang. Dua belas pola, kau mempersembahkan dari jauh, sungai Kuning dan sungai Yangtze yang darahnya bergejolak, itulah keangkuhan yang lahir dari dirimu. Hujan dan angin telah menyingkirkan tembok merah dan genteng hijau. Lukisan dan tinta menyisakan bunga kuning untuk esok hari. Setiap guratan tinta dalam huruf Han menyimpan kehangatan, ekspresi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Kemakmuran dan kehinaan meninggalkan noda di wajah, dan setelah seribu tahun, membersihkan debu dunia. Tanah yang selalu dijaga teguh berada di bawah kakimu, jawaban yang setia hingga mati. Di menara api, matahari terbenam di medan perang. Di samping pedang yang patah, waktu mengalir dengan tenang. Dua belas pola, kau mempersembahkan dari jauh, sungai Kuning dan sungai Yangtze yang darahnya bergejolak, itulah keangkuhan yang lahir dari dirimu. Hujan dan angin telah menyingkirkan tembok merah dan genteng hijau. Lukisan dan tinta menyisakan bunga kuning untuk esok hari. Setiap guratan tinta dalam huruf Han menyimpan kehangatan, ekspresi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Kemakmuran dan kehinaan meninggalkan noda di wajah, dan setelah seribu tahun, membersihkan debu dunia. Tanah yang selalu dijaga teguh berada di bawah kakimu, jawaban yang setia hingga mati. Hujan dan angin telah menyingkirkan tembok merah dan genteng hijau. Lukisan dan tinta menyisakan bunga kuning untuk esok hari. Setiap guratan tinta dalam huruf Han menyimpan kehangatan, ekspresi yang diwariskan dari generasi ke generasi. Kemakmuran dan kehinaan meninggalkan noda di wajah, dan setelah seribu tahun, membersihkan debu dunia. Tanah yang selalu dijaga teguh berada di bawah kakimu, jawaban yang setia hingga mati. Di hati yang tersembunyi, sinar bulan yang abadi, kesedihan dalam pelukan, keheningan yang tak lagi menoleh. Menengadah untuk menghormati, kau berdiri di sini. Ingatlah bentukmu sebagai naga sejak lahir, ingatlah namaku adalah Yanhuang.
🎵 Audio (1)
🎵 2012104O6985679.mp3
× Pratinjau
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Sofa.
Duduk di ujung sofa mendengarkan lagu itu!
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan