Jangan sampai kehilangan ambisi karena bermain-main dengan hiburan
Aih... Sejak punya ponsel, hampir sepanjang hari 24 jam saya selalu membawanya, saat ke toilet, makan, bekerja, pulang kerja, di jalan, di mobil. Rasanya tubuh saya semakin kurus dan energi pun habis. Padahal saya sudah begadang untuk bekerja, tapi begitu memainkan ponsel, waktu pulang kerja sudah lama terlewat. Sekarang baru tahu kalau terlalu bermain bisa merusak ambisi. Namun setiap kali mengingatkan diri harus istirahat dengan baik, begitu melihat ponsel, semua rasa lelah hilang. Apakah kalian juga merasakan hal ini? Terlalu bermain memang merusak ambisi, atau menghinakan diri sendiri. Semoga kita semua bisa menjadi tuan bagi diri sendiri, bukan budak ponsel.
Balasan (11)
Saya bahkan tidak tahu apa yang saya tulis. Hehe
Ah, saya hanya akan bermain saat sedang senggang...
Tidak tahu mau main apa…
Memotong rumput... siapa yang pergi!
Bagus dikatakan
Ya, benar
Sejak mendapatkan ponsel, saya tidak bisa lepas dari ponsel, sudah lebih dari dua tahun, sekarang sepenuhnya kecanduan ponsel... Meskipun sedikit mengabaikan ambisi karena kesenangan, tapi saya juga memang tidak punya ambisi apa-apa.
Ini juga sama dengan: 'Internet, mau atau tidak…' Ini adalah topik yang abadi. Mengutip kata-kata Komrad Xiaoping: Jika generasi kami tidak bisa menyelesaikannya, biarlah generasi yang lebih cerdas dari kami menyelesaikannya.
Kuda hitam tanpa ambisi...-_-||
Itu masalah disiplin diri, apakah menjadi budak ponsel tergantung pada dirimu sendiri.
Iga enak, makan terlalu banyak mudah kenyang haha
— Semua balasan dimuat —