[Cadangan Pengetahuan] Semua orang bisa lewat……

Poster aslinya: Zhang Qiling Tampilan: 144 Balasan: 11 Diposting di: 2012-12-13 22:01:30
Metode untuk menilai kemampuan pengoksidasi dan kekuatan reduksi (1) Menilai berdasarkan persamaan kimia (1) Agen pengoksidasi (agen pengoksidasi) + agen pereduksi (agen pereduksi) == produk pengoksidasi + produk pengoksidasi Agen pengoksidasi ---- produk pengurang memperoleh elektron, valensi oksidasi menurun, terjadi reduksi, terjadi reaksi reduksi Agen reduksi --- produk oksidasi kehilangan elektron, keadaan oksidasi naik, terjadi oksidasi, reaksi oksidasi terjadi Oksidasi: agen pengoksidasi > produk pengoksidasi Kemampuan mereduksi: agen pereduksi > produk pengurang produk (2) Penilaian dapat dibuat berdasarkan agen pengoksidasi dan agen pereduksi dalam reaksi yang sama Kemampuan Oksidasi: Agen Pengoksidasi > Agen Pengurang Agen Pengurang: Agen Reduksi > Pengoksidator (2) Perbandingan berdasarkan Urutan Aktivitas Zat (1) Untuk agen pengurang logam, kekuatan daya reduksi pada logam unsur umumnya sesuai dengan urutan aktivitas logam: yaitu, semakin lama logamnya, semakin kecil kemungkinan kehilangan elektron dan semakin lemah kemampuan reduksi. Sifat pengurangan: K>Ca>Na>Mg>Al>Mn>Zn>Cr>Fe>Ni>Sn>Pb>(H)>Cu>Ag>Pt>Au (2) Urutan oksidabilitas kation logam: K+MnO2 >O2 (4) Nilai berdasarkan keadaan valensi produk oksidasi Ketika agen pereduksi yang mengandung elemen valensi variabel bekerja pada oksidan yang berbeda dalam kondisi serupa, kekuatan oksidasi oksidator dapat dinilai berdasarkan keadaan valensi produk oksidasi.Misalnya: 2Fe + 3Cl2 ==(menyalakan)== 2FeCl3 Fe + S ==(memanaskan)== FeS Sifat pengoksidasi: Cl2 > S (Lima) Menilai berdasarkan tabel periodik unsur (1) Unsur dalam golongan yang sama (dari atas ke bawah) Atom non-logam (atau unsur murni) semakin lemah dalam kemampuan pengoksidasian, sedangkan sifat pereduksi anion yang sesuai semakin kuat. Atom logam semakin kuat dalam kemampuan pereduksiannya, sedangkan kemampuan pengoksidasian kation yang sesuai semakin lemah. (2) Unsur golongan utama dalam periode yang sama (dari kiri ke kanan) Unsur murni semakin kuat sebagai pereduksi, dan semakin kuat sebagai pengoksidasi. Kemampuan pengoksidasian kation semakin kuat, kemampuan pereduksi anion semakin lemah. (Enam) Membandingkan kekuatan asam-basa dari hidrida oksida dengan bilangan oksidasi tertinggi unsur Semakin kuat sifat asamnya, semakin kuat kemampuan pengoksidasiannya yang sesuai. Semakin kuat sifat basanya, semakin kuat kemampuan pereduksinya yang sesuai. (Tujuh) Menilai berdasarkan reaksi elektroda sel elektrokimia Dua logam berbeda membentuk kutub-kutub sel elektrokimia. Logam pada kutub negatif adalah kutub tempat elektron keluar, logam pada kutub positif adalah kutub tempat elektron masuk. Kemampuan pereduksinya: logam pada kutub negatif > logam pada kutub positif. (Delapan) Menilai berdasarkan besar kecilnya konsentrasi zat Semakin besar konsentrasi zat yang bersifat pengoksidasi (atau pereduksi), semakin kuat kemampuan pengoksidasiannya (atau pereduksinya), sebaliknya semakin lemah. (Sembilan) Menilai berdasarkan tingkat bilangan oksidasi unsur Secara umum, unsur dengan bilangan oksidasi berubah hanya bersifat pengoksidasi pada tingkat oksidasi tertinggi, bersifat pereduksi pada tingkat oksidasi terendah, dan bersifat keduanya pada tingkat oksidasi menengah. Secara umum, pada tingkat oksidasi tertinggi, kemampuan pengoksidasian paling kuat; seiring penurunan bilangan oksidasi, kemampuan pengoksidasian melemah dan kemampuan pereduksian meningkat.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Tidak tertarik...
图片
Wilayah Saya → Catatan Suasana Hati
Eh, kimia………
Tidak mengerti
Kelas 10
Anak kelas satu SMA…
Lewat.
Halo kedua senior!
Seorang mahasiswa sastra sedang lewat.
Eh... apakah pembuat thread →_→ maksudnya 'backup' supaya mudah dicek saat ujian ya...
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan