Esensi “2013 Aku Ingin Berkata: Anak-anak yang Tidak Belajar”

Poster aslinya: Negeri Bersalju@Rasa Cinta Pertama Tampilan: 239 Balasan: 6 Diposting di: 2013-02-13 08:30:26
Tahun baru telah datang, pertama-tama saya ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru kepada semuanya. Mari kita bicara tentang anak-anak yang tidak sekolah, ambil saya sebagai contoh, saya tidak sekolah selama 2 tahun. Awalnya saat memutuskan untuk tidak sekolah, semua orang di rumah tidak setuju, tetapi mereka tidak tahu harus berbuat apa, jadi mereka mengirim saya ke tempat kerja kakak saya untuk belajar menangani truk pompa. Saat pertama kali pergi, guru truk pompa itu cukup baik kepada saya, memperhatikan saya, sehingga saya bertekad untuk belajar dengan baik. Begitulah, sebulan berlalu, setiap hari saya bangun pagi dan pulang malam untuk belajar mengemudi dengan guru. Malam hari ketika pulang, saya masih harus menyiapkan air untuk mencuci muka dan kaki guru, tetapi dia tetap tidak mengajar saya. Maka kakak saya sesekali mengajaknya makan, setiap kali makan, guru itu berjanji akan mengajar saya setelah makan, tapi janji itu seperti angin lalu, kembali pulang tetap tidak mengajar. Begitu berlalu selama 3 bulan, saya tak tahan lagi, akhirnya memutuskan untuk berhenti. Setelah pulang, ayah dan ibu juga mengetahui keadaan itu, jadi mereka tidak marah kepada saya. Sejak saat itu, saya menjadi benci dengan semua kendaraan, tidak tertarik dengan apapun yang berhubungan dengan kendaraan. Begitulah, saya membantu ayah dan ibu bekerja di sawah di rumah, meski melelahkan, tetapi saya merasa kehidupan yang sederhana ini juga sangat membahagiakan. Di sini saya ingin mengatakan, bagi anak-anak yang tidak sekolah, sangat berhati-hatilah saat masuk dunia kerja, jika salah memilih, itu benar-benar akan sia-sia, membuang-buang masa muda dan masa depan.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Menempati posisi ini dalam jangka panjang membuat semuanya tertawa sinis, dilarang keras pembajakan
Benar sekali! Aku sudah di rumah selama satu semester, ayahku sangat tidak bisa diandalkan, aku ingin belajar tata rambut, ayahku tidak mengatakan setuju maupun tidak setuju, juga tidak memberiku uang, kalau tidak, aku seharusnya pergi belajar di Blue Dream pada bulan Agustus, belajar tata rambut itu menyenangkan sekali! Setelah selesai, menjadi seorang magang, membuat diri dikenal, kemudian membuka toko sendiri, lalu membeli komputer untuk bermain, indah sekali! Sayangnya, semua itu hanyalah fantasi ku!
(besar) Betapa tragisnya. (/besar)
Susah B sedang sekolah...
Dukung OP, dukung dukung dukung
Mimpi itu indah, sayangnya itu hanya mimpi
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan