Lama tidak bertemu, semoga baik-baik saja

Poster aslinya: -mmm°, Ultraman Telur Asin Tampilan: 305 Balasan: 12 Diposting di: 2013-02-22 18:16:03
Dalam aliran panjang kehidupan, waktu selalu terasa lucu sekaligus menggemaskan. Ia membuatmu pada beberapa momen bertemu dengan orang yang kau sukai, kadang membawa orang yang kau benci, membawa beberapa orang masuk ke dalam hidupmu, dan diam-diam juga mengambil beberapa orang pergi, beberapa yang pergi tidak pernah kembali, dan aku juga, tidak berniat untuk menerima lagi.\ Sudah lama aku lupa di musim semi, musim panas, musim gugur, atau musim dingin mana kita bertemu, kemudian dengan begitu saja kita hidup bahagia bersama.\ Aku juga lupa di hari mana, aku mulai membenci bahkan menjauhi beberapa orang yang dari lubuk hati tidak kusukai, suatu hari tidak lagi berbicara, seolah tidak saling kenal, juga lupa kapan sepertinya aku sudah terbiasa hidup tanpa kehadiranmu.\ Hey, halo! Maaf, aku lupa kapan dan di tempat indah mana aku bertemu denganmu yang begitu menakjubkan, kau begitu cantik membuatku tidak bisa lepas. Juga maaf, aku lupa tanggal berapa kita berpisah menjelajah dunia masing-masing.\ Mungkin di suatu sudut, maaf telah membuatmu bertemu dengan diriku yang begitu buruk, kemudian kita melewati masa-masa yang buruk bersama, tetap bersyukur karena diriku yang buruk mendapat masa yang konyol. Meskipun terlupakan di sudut ingatan.\ Masih ingat, dalam masa lalu yang tak bisa kulupakan, ada sosok yang meninggalkan jejak mendalam dalam ingatan.\ Pernah kita menjalani masa muda tanpa batas.\ Malam-malam sepele, tak penting tapi menangis dan tertawa tanpa beban, aku juga masih ingat.\ Di tahun dan bulan tertentu, ketika kita terpisah ke berbagai penjuru dunia, ada yang pergi ke suatu tempat, ada yang pergi ke lain tempat, ada yang masih di sana, aku juga masih ingat.\ Masih ingat……\ Juga ingat……\ Tetap ingat……\ Hanya saja sudah lama tak bertemu, semoga baik-baik saja?\ Di malam ketika jalanan penuh orang, apakah kau masih bisa mengenaliku sekilas?\ Yang pernah membuatmu marah, kesal, menyukaimu.\ Yang kucintai, yang kubenci, yang kusukai.\ Sudah lama tak bertemu, semoga baik-baik saja!
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
。。。。
Melempar bunga~~
Apa? An-an...
Puisi ini… membuatku teringat cinta pertama!
Lantai 4, ini adalah prosa.
Ternyata memang prosa! Aku sudah menebaknya sejak awal!\Hanya yang berbakatlah yang bisa menulis prosa menjadi puisi!
Omong kosong... mana bisa disebut 'puisi'
Hei! Pemimpin, itu 'prajuritnya sangat kuno'... (Apakah prajuritnya benar-benar kuno?) Kenapa aku tidak merasa begitu!
...Lantai 7! Kasih tangga untuk turun dong!
Sekali lagi melihat pemandangan musim gugur di dataran, jangan katakan suara musim gugur, yang gugur bagaikan api yang indah. Bunga-bunga dengan batang yang tegar mekar satu per satu, setelah mekar, biarkan ia sendiri.\ Satu inci mata yang bercahaya menimbulkan rasa sayang, tersenyum melihat waktu yang berlalu, seolah kabut dan awan lewat. Alis mengekspresikan kesedihan langit yang belum terselesaikan, setengah bulan dingin memecah langit luas.
Prosa, pada bagian atas bait, pembukaan dengan musim dan pemandangan terlalu panjang, bagian bawah sedikit sengaja dipisahkan antara pembukaan dan penutup, ini hanya 'pendapat' pribadi~~
Baik, saranmu sudah diterima.
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan