Sepuluh kalimat yang paling menyakiti anak-anak dari orang tua Tiongkok.

Poster aslinya: abu Tampilan: 249 Balasan: 27 Diposting di: 2013-03-02 13:17:51
Sepuluh Kalimat yang Paling Menyakiti Hati Anak oleh Orang Tua di Tiongkok...?\Kalimat pertama: “Bodoh, orang tidak berguna.”\Kalimat kedua: “Diam! Kenapa kamu tidak pernah menurut?”\Kalimat ketiga: “Kalau aku bilang tidak bisa, ya tidak bisa.”\Kalimat keempat: “Aku tidak akan mengurusmu lagi, terserah kamu saja.”\Kalimat kelima: “Kalau kamu dapat nilai 100, aku akan membeli…”\Kalimat keenam: “Kamu hebat benar, sampai melakukan hal seperti ini!”\Kalimat ketujuh: “Kamu salah lagi, benar-benar bodoh!”\Kalimat kedelapan: “Melihatmu saja sudah terlihat tidak punya masa depan, nanti jadi pemulung saja!”\Kalimat kesembilan: “Semua anak sama, kenapa kamu tidak sebaik yang lain!”\Kalimat kesepuluh: “Hanya tahu bermain, begitu disuruh belajar langsung tidak bergairah.”\Tambahan: “Satu… dua… kamu ini… jangan buat aku menghitung sampai tiga.”\Untuk anak-anak yang terkena kalimat ini, balaslah dengan diam.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Ini adalah kebenaran, ibu saya dulu memang berkata begitu tentang saya
Tercatat sudah tidak kurang dari 1.000 kali dihukum oleh Ma tua... Sejak kecil sudah terus-menerus dikatakan seperti itu hingga sekarang, tapi bagaimanapun aku tetap akan mendengarkan apa yang dia katakan. Tanpa makian Ma tua, apa jadinya diriku sekarang?
Belum pernah mendengar kata-kata ini...
Dirawat di rumah sakit, terlalu dalam keracunan ya
Semua begitu, ibuku selalu membandingkan aku dengan orang lain, bilang ini tidak sebaik orang lain, itu tidak sebaik orang lain! Benar-benar menyebalkan!
Sama dengan sofa
Kalimat pertama paling kejam.
Bodoh, barang yang tidak berguna! Kata-kata ini sudah kudengar tidak kurang dari seribu kali.
Ibuku dulu sering membandingkanku dengan gadis-gadis menonjol di angkatanku, lalu merendahkanku hingga tidak berharga sama sekali.
Dunia ini penuh dengan hal-hal yang lebih menakutkan daripada kematian, selalu ada orang yang lebih hebat, selalu ada gunung yang lebih tinggi. Aku hanyalah seekor katak di dasar sumur.
Hah, bahkan tidak ada ibu, jelas muncul begitu saja dari batu.
Dulu, diriku sudah mati. Sejak beberapa tahun yang lalu, aku sudah mati. Setelah itu, seluruh dunia batinku hanyalah warna abu-abu.
Katanya: Kamu ×× lagi ganti nama!!
Mengganti nama... hal yang sering terjadi, lagipula selalu menggunakan huruf 'Qian'.
Kalau begitu aku juga akan mengubahnya~
Sebenarnya bisa saja tidak perlu mempedulikan yang dangkal, mungkin beberapa hari lagi yang dangkal itu akan mengganti nama lagi.
Masih ada satu kalimat: Kamu bisa pergi, aku tidak mau kamu lagi
Sehat……
Lewat…
Selalu ada seseorang yang lebih baik darimu, dia disebut 'anak orang lain'
Muat lebih banyak balasan

Tinggalkan Balasan