(Kupu-kupu Mencintai Bunga) Kolam Teratai
Berkibarlah terbang dengan kedua sayap, ringan dan indah.\ Saat capung terbang, mengelilingi kolam hijau.\ Hanya menempati satu sudut ujung bunga teratai, di ujung dunia di mana bayangan cantik jarang!\ Di paviliun lukisan saling mengenal sambil berbincang di tepi sungai.\ Gadis cantik berbicara perlahan, menarik tawa kupu-kupu.\ Kekasih tidak mendengar ikan melompat, perasaan yang penuh kasih dibebaskan oleh ketidakpedulian.\———————\Sebenarnya Wen Qian juga bisa bicara, mohon komentar dan panduan...\ Mengapa menulis "kolam teratai" harus menambahkan ? Tanpa "perasaan" dalam puisi, bagaimana kata-kata bisa tetap dalam hati orang?\ Cobalah bayangkan adegan dalam puisi itu...
Balasan (11)
Hmm, saya bisa berkomentar?
Terserah... tidak ada yang peduli
Jadi komentar saya adalah: Lewat
Lewat, ..
Meskipun saya tidak mengerti apa yang ingin kamu sampaikan. Tapi tetap harus mendukung.
Cahaya bulan di kolam teratai berkilau di atas air,\Babi kecil memeluk pinggang pemilik rumah.\Pemilik rumah mengangkat satu kaki,\Babi kecil menekuk pinggang,\Sial! Hubungan seksual!
Patah hati?
Puisi yang bagus! Puisi yang bagus sekali!
Terbang ringan dengan sayap ganda sangat indah.\Saat capung terbang, mengelilingi kolam hijau.\Hanya menempati sudut ujung teratai, di ujung dunia di mana sosok menawan jarang sekali!\Bertemu di menara lukisan di tepi sungai sambil berbincang.\Wanita cantik berbicara pelan, mengundang tawa kupu-kupu.\Dia tidak mendengar ikan melompat, namun rasa kasih sayang tetap dibiarkan oleh yang tak berperasaan. Obat-obatan, ayo berisik.
Satu judul, dua adegan, menulis tentang kolam teratai atau jatuh cinta!!
— Semua balasan dimuat —