10 Kata yang Paling Menyakitkan dalam Obrolan QQ.

Poster aslinya: raja film Tampilan: 267 Balasan: 1 Diposting di: 2013-03-20 18:29:11
10 Aku pergi makan dulu, sebentar lagi kembali.\ Sebenarnya, makan ini seringkali memakan waktu satu hari, satu minggu, bahkan satu tahun. Selain itu, ketika bertemu lagi dengan orang tersebut, dia sama sekali tidak menyebut tentang makan itu, dan kamu juga tidak ingat, kalian akan berbincang seadanya, lalu dia/ dia akan pergi makan lagi.\ 9 Kamu siapa?\ Bertekad untuk menyatakan perasaan pada gadis yang kamu cintai, kamu mengumpulkan keberanian, menulis surat cinta yang panjang lebar, kata-kata yang kamu tulis membuat wajahmu memerah, jadi kamu buru-buru menghapusnya, tapi sosok dalam hatimu tetap mendorongmu untuk menyatakan cinta. Akhirnya, sosok kecil penyatakan cinta dan sosok kecil keberanian bersatu mengalahkan sosok kecil rasa takut, jantungmu berdetak kencang, jarimu menari di keyboard, dan akhirnya menekan tombol enter. Menunggu itu menyenangkan dan manis, akhirnya, QQ-mu berbunyi, gambar profil gadis yang kamu cintai berkedip, kamu klik dua kali, dan melihat dua kata ini: Kamu siapa?\ Saat itu, apakah kamu ingin memakan komputermu?\ 8 Aku ingin tidur, nanti saja dibicarakan lagi.\ Kalimat ini lebih menyakitkan daripada 'aku pergi makan', setidaknya hari ini bisa mengabaikanmu dulu, kapan mau membalas, tergantung mood orang itu. Kamu tersenyum sambil mengira bahwa orang itu tidak sedang menghindarimu, menulis 'selamat malam', atau 'mimpi indah', bahkan menambahkan emoji lucu, tapi orang itu biasanya hanya membalas dengan bulan kecil atau 88. Kamu menutup QQ, tanpa ada kerjaan menelusuri Renren di browser, satu atau dua jam kemudian, kamu melihat orang yang tadi mau tidur itu, mengirim status satu per satu, membagikan satu per satu, kamu hanya bisa menenangkan diri: dia pasti sedang tidur sambil jalan.\ 7 Halo, saya sedang sibuk, tidak ada di sini...\ Dengan perasaan berdebar, kamu menulis beberapa kata, malu melihat balasannya, segera menutup jendela. Tapi hampir bersamaan, avatar orang itu di pojok kanan bawah berkedip, kamu terkejut sekaligus senang, segera klik, dan melihat kata-kata ini.\ Selain kecewa, aku tidak tahu perasaan apa lagi yang bisa kamu rasakan.\ 6 Emoji kecil.\ Setiap kata yang kamu kirim lebih dari 20 kata, tapi balasan orang itu hanyalah senyum kecil, mengupil, tertawa keras, tertawa mesum, berkeringat, ketika kamu ragu untuk mengingatkan orang itu mengetik dengan dua tangan, akhirnya orang itu mengirim kata-kata:\ Aku pergi makan, sebentar saja ngobrol.\ 5 Kamu sedang apa?Kalimat ini tidak terlalu menyakitkan, biasanya digunakan saat kedua belah pihak memang tidak ada yang bisa dibicarakan dan ingin mencari topik, tapi saat mencari-cari, sering kali malah berakhir seperti ini:
Apa yang kamu lakukan?
Aku tidak melakukan apa-apa, kamu?
Aku juga tidak melakukan apa-apa.
Hehe.
Hihi.
4 Ada beberapa hal yang selalu ingin kukatakan padamu, tapi tidak bisa terucap, begini saja...
Apakah kamu merasa berdebar saat membaca ini? Terutama saat kalimat ini datang dari gadis atau laki-laki yang kamu sukai, tapi jika kamu melanjutkan membaca, kamu akan melihat ternyata ada kelanjutannya, yaitu: Aku sudah merekamnya untukmu, tekan 1 saat menelpon 12590xxxx supaya bisa mendengarnya!
Dalam hati kamu mungkin mengutuk orang yang mengambil akunmu adalah bodoh, tapi rasa kecewa yang begitu kuat itu bukan karena orang tersebut. Bayangkan jika orang itu sering mengobrol denganmu di internet, apakah kamu masih akan merasa begitu kecewa?
3 Hehe.
Heh, jangan tertawa jika tidak ingin, lebih baik pergi makan saja.
2 Oh.
Sejak mempunyai QQ, ada kata oh. Sebelum punya QQ, aku tidak pernah merasa tidak suka dengan kata oh, sampai aku menyadari tidak peduli apa yang kukatakan, pihak lain selalu berkata oh. Seiring waktu aku mengerti, itu artinya mereka tidak ingin mengobrol lagi, aku pun berkata sopan: Hehe, aku mau makan dulu.
Balasan mereka tetap singkat: Oh.
1 Mana ada.
Alasan kata ini ditempatkan sebelum hehe dan oh adalah karena kata ini sangat pura-pura, bisa digunakan menghadapi situasi apa pun. Kamu mengeluh kenapa dia tidak menanggapi, dia awalnya mengirim emoticon manis, diikuti dengan satu kalimat: Mana ada, saya akhir-akhir ini sibuk.
Kamu kemarin setelah makan kenapa tidak membalas aku?
Mana ada...
Kenapa kamu diam saja?
Mana ada...(Bukankah sudah kukatakan?)
Kenapa kamu tidak membalas terus?
Mana ada...
Apa kamu gila?
Mana ada......
Kalau sudah kalimat keberapa kamu menangis? Kalimat keberapa kamu tertawa? Sebenarnya antara manusia tidak perlu 'sopan' seperti ini, daripada kata-kata ini, lebih baik mendengar satu kalimat: Aku tidak ingin mengobrol sekarang, minggir.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Biasanya seperti ini: Ada tidak?
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan