Tujuh guci selama tiga tahun, hujan dan angin dilalui tetap tersisa dalam ingatan.
Tiga tahun telah berlalu. Dalam tiga tahun, banyak hal bisa terjadi. Misalnya, siswa yang dulunya masih kelas satu SMA kini sudah bersiap untuk ujian masuk perguruan tinggi. Misalnya, kamu sudah berganti pekerjaan. Misalnya, beberapa pasangan merasa bosan dengan hubungan tiga tahun dan berpisah. Atau misalnya, cinta diam-diam yang terkubur dalam ingatan setelah kelulusan dan akhirnya lenyap begitu saja. Tiga tahun yang lalu, mungkin kamu masih bingung atau belum mengenal dunia. Tapi tiga tahun kemudian, apakah kamu lebih memahami kerapuhan manusia dan kehangatan hati manusia? Aku sangat merindukan kita yang dulu. Admin kakak. Temanku. Gerbang. Kuda hitam. Karl. Xiao Heipi. Serigala tunggal. Paranormal. Sisa tahun. Yan. Malam. Permen lolipop. Mu Qing. …dan masih banyak orang lainnya. Maafkan ingatanku yang menjadi sangat buruk. Aku merindukan masa kita yang dulu, ketika kita gila-gilaan bersama, itu menemani aku melewati begitu banyak rintangan dalam hidup. Sekarang aku sudah tidak mudah lagi menulis. Kata-kata sedih seperti telah meninggalkanku untuk waktu yang sangat lama. Aku ingat Long Yu, Mu Qing pernah lebih dari sekali berkata, aku seharusnya bahagia. Saat itu aku masih kecil, berpikir sepertinya hidup hanyalah begitu. Kata-kata yang kutulis sepertinya selalu penuh kesedihan. Waktu bergulir, setelah tiga tahun aku sudah mengerti lebih banyak dan menjadi lebih dewasa. Meskipun kadang masih bertingkah bodoh, aku tidak lagi sembrono tanpa berpikir seperti dulu. Dan kata-kata yang sangat menyedihkan itu, kini telah menjadi ringan, tanpa gelombang emosi lagi. Banyak hal, tak perlu terlalu dipikirkan. Aman saja sudah cukup. Hidup saja sudah cukup. Sepertinya aku sudah bisa memandang banyak hal dengan lebih santai. Ketika takut dan tidak ada yang menemani, aku belajar untuk berani. Saat kesal dan tidak ada yang bertanya, aku belajar menahan diri. Saat lelah dan tidak ada tempat bergantung, aku belajar mandiri. Saat sakit atau terluka, aku juga harus belajar bersabar dan kuat. Bahkan saat sedih sendirian, jangan meminta belas kasihan, karena belas kasihan yang diberikan adalah murah. Yang datang adalah murah, masyarakat ini tidak percaya pada air mata. Terkadang meski rencana tidak sesuai dengan perubahan, dan sekarang perubahan masyarakat sangat cepat. Namun beberapa hal tak akan pernah berubah. Misalnya persahabatan kita. Tetap segar meski berlalunya waktu. Aku berharap suatu hari di masa depan kita bisa bertemu atau makan bersama. Meskipun hujan deras sekalipun, itu tidak pernah meninggalkan kita. 7Tan selalu di sisimu. Aku adalah Dandan.
Balasan (35)
Kalian pasti berpikir saya baru beberapa bulan di forum ini… Sebenarnya… duh… semuanya sudah lewat~~~
………
Bosennya!
Tidak membosankan…
Hehe, sudah berapa lama kamu di sini tidak ada hubungannya dengan saya. Jika ingin melihat apakah forum baik atau tidak, bukan soal berapa orang yang pergi. Hal-hal yang bisa diselesaikan, lebih baik pikirkan bagaimana cara memberikan kontribusi untuk forum!
Lelucon… kamu berkontribusi lebih besar daripada saya?
Selain itu, lihat apakah kamu mengerti maksud dari postingan ini…
Eunuch~~~ hehe…
Saya tidak berkorban, saya tahu hanya meremehkan kalian yang suka membicarakan siapa yang pergi apa, menunggu dia kembali, kamu salah satunya, bagaimana menurutmu?
Apakah saya yang bilang? Lagipula banyak yang belum pergi, termasuk aku, Mu Qing juga belum pergi. Apa mungkin aku akan menghargaimu?
Eunuch, saya sangat marah... hu hu hu
Hehe, kontribusimu besar sekali. Kalau aku bodoh, apa bedanya, kalau kamu disebut barang antik tapi melakukan segalanya dan tetap tidak berhasil, Menteri Penjawab, aku tertawa.
Tidak ingin bertengkar denganmu~~~~ Hmph!
Kenapa tidak ada saya?
Lagi pula, kamu perempuan? Aku tidak percaya, bahkan kalau itu benar, kamu juga orang yang kecil.
Tidak kenal lantai 15, kasim, tidak apa-apa. Kita cari Kaisar saja.
.....tidak masalah… kamu teruskan ahaha
Bagus, lebih baik tidak ada yang mengenalku!
Hehe, kalian juga tidak lebih dari ini, tidak ingin banyak bicara. Tiba-tiba saja membicarakan nostalgia, mengatakan diri sendiri sebagai orang tua atau semacamnya, harus tahu bahwa orang tua seharusnya lebih mengerti.
OP, hehe, hanya membicarakan hal-hal yang sembarangan ini, apakah membahas hal ini ada artinya?
Muat lebih banyak balasan