Kebahagiaan. Dalam kehidupan yang hitam putih yang berlalu. Kita tersenyum dan melangkah maju. Dalam pergantian musim yang dingin dan hangat. Kita tumbuh dengan bahagia. Fragmen. Bisikan. Cerita-cerita kecil. Membanjiri jalan yang telah kita lalui. Mengenang masa lalu. Lapisan-lapisan kenangan merayap keluar dari jendela memori. Memegang pena, waktu yang berlalu. Kesedihan dan kegembiraan perlahan-lahan muncul ke permukaan. Tentang memori. Tentang rasa sakit. Tentang kebahagiaan.\Kebahagiaan. Ketika mataku menyentuh dua kata sederhana ini. Kenangan di saat itu. Ternyata mengikis dada dengan rasa sakit yang tak berujung. Ada gema kehangatan di dalam hati. Tersenyum tipis di bibir tanpa sadar. Aku tahu. Inilah. Rasa kebahagiaan. Banyak orang sering berkata kepada XiXi. Kebahagiaan adalah pena yang selalu bisa dipegang. Meskipun mengalir kesedihan, namun hangat dan indah.\Sejak kecil. Aku selalu merasa diriku adalah anak yang sangat bahagia. Meskipun keluarga tidak kaya. Tapi aku dikasihi dengan sepenuh hati. Ke mana pun aku pergi. Selalu dikelilingi oleh cinta yang erat. Duniamu memiliki harta spiritual yang paling berharga dan tak ternilai. Karena merasa cukup. Semua cinta yang sederhana menjadi kebahagiaan terbesar dalam hidupku.\Aku bersyukur kepada ayah dan ibuku yang telah melahirkan dan membesarkanku. Dan memberikan semua cinta mereka kepada anak-anak mereka.\Aku bersyukur kepada kakak-kakakku yang di perjalanan hidup menggunakan pengalaman berdarah mereka untuk membuka jalan dalam hidupku.\Aku bersyukur kepada pelatih yang aku hormati. Sepenuhnya percaya dan mempercayaiku. Memberikan banyak kesempatan untuk latihan dan belajar.\Aku bersyukur kepada temanku yang di saat aku sedih dan kecewa. Memberikan tangan hangat mereka untuk menemani dan memelukku dengan tulus.\Aku bersyukur kepada adikku yang selalu bangga padaku. Aku bersyukur kepada setiap teman yang patut disyukuri dalam perjalanan hidupku. Karena kalian, aku begitu bahagia.\Apapun. Masa lalu. Atau masa depan akan seperti apa. Aku akan berusaha mencintai dunia ini.\Apapun. Diriku kemarin. Diriku hari ini. Atau diriku di masa depan akan menjadi seperti apa. Aku tidak akan menyerah pada impian.\Jika. Ada yang mengerti. Tolong maafkan sikap keras kepala dan sedikit kekanakan dariku.\Jika. Ada yang mengerti. Tolong terus beri aku keberanian untuk bertahan.\Jika. Kamu bersedia bersamaku. Demi orang-orang yang kita cintai. Bertahanlah.\Di mana kebahagiaan. Kebahagiaan ada di sini. Di hatimu. Di tanganmu. Dalam nasehat penuh kasih orang tua. Dalam senyum yang saling bertatap dengan teman. Dalam pandangan penuh pengertian dari pasangan. Setiap hal kecil ini. Berkumpul menjadi benteng kebahagiaan. Bahan benteng ini, adalah cinta. Adalah rasa syukur. Adalah jiwa yang kita mengerti dan cukup. Asalkan kamu merasakannya dengan hati.Kebahagiaan ada di sini.
Dibuat untuk semua orang yang sibuk bekerja dan belajar dengan keras
<Terus> Kebahagiaan. Waktu yang mengalir
Balasan (1)
Teman-teman di kelas tiga SMP dan tiga SMA, hargailah setiap momen di sekitarmu, di antara tinggal di rumah dan belajar, luangkan sedikit waktu untuk orang-orang di sekitarmu
— Semua balasan dimuat —