Bagaimana orang kuno membuat api? Awalnya, ketika orang kuno melihat letusan gunung berapi atau sambaran petir menyebabkan api, mereka mengira itu semacam dewa dan akan menyembahnya. Kemudian, Suiren melihat pelatuk menggosok kayu dan menghasilkan asap, lalu belajar membuat api dengan mengebor kayu. Pada masa dinasti Zhou Barat, "latihan api yang" ditemukan, menggunakan cermin perunggu cekung dan prinsip fokus sinar matahari untuk membuat api. Baru ketika manusia belajar memukul batu untuk membuat api, sehingga api sangat praktis. Oleh karena itu, batu api adalah barang penting di rumah tangga kuno. Namun, hati-hati agar tidak menempatkannya di tempat yang tidak bisa dijangkau oleh anak-anak atau kucing, karena bisa terbakar saat bermain api. Apakah alu besi benar-benar bisa digiling menjadi jarum bordir? Jika tidak, bagaimana jarum itu dibuat?
Pada zaman dahulu, segala sesuatu yang berlogam dianggap berharga. Jika cerita itu benar, wanita tua yang menggiling alu besi dianggap kaya dan santai. Namun, membuat jarum besi memang membutuhkan ketekunan dan kesabaran yang besar. Pertama, besi merah panas harus ditarik menjadi kawat, lalu dipotong menjadi segmen, dengan satu ujung diasah dan ujung lainnya dibor secara berharga. Membuat jarum untuk akupunktur bahkan lebih rumit: harus dimasukkan terlebih dahulu ke dalam daging yang diawetkan untuk mengisi lubang dengan lemak, dan ujungnya harus diasah dan dibulatkan agar tidak menembus pembuluh darah.
Selain mendengarkan pertunjukan opera, bagaimana orang kuno merayakan ulang tahun?
Tiongkok menghargai orang tua dan menghargai yang layak; hanya orang tua yang dapat merayakan ulang tahun yang meriah. Ketika bayi baru lahir berusia satu tahun, diadakan upacara "Zhuazhou" (Pekan Penahanan). Sejak saat itu, setiap ulang tahun, orang tua sering merebus beberapa telur dan mengabaikannya—ini disebut 'ulang tahun singkat.' Baru pada usia 60 tahun orang berhak merayakan 'ulang tahun,' yang berarti 'ulang tahun besar.' Pada saat itu, mereka bisa mendirikan panggung besar, dan teman serta keluarga akan mengirimkan hadiah berharga serta ucapan baik. Jadi, di zaman dahulu, untuk memiliki ulang tahun yang layak, seseorang harus mampu hidup panjang.
Jika pahlawan kuno berpartisipasi dalam Olimpiade hari ini, apakah mereka akan meraih kemenangan besar?
Siapa yang menurutmu akan menang dalam PK antara Spider-Man dan Sun Wukong? Pertanyaan semacam ini hanya memicu pertarungan verbal dan tidak pernah ada kesimpulan. Kebanyakan orang kuno melakukan kerja kasar, jadi daya tahan dan daya tahan mereka jauh lebih baik daripada orang modern. Namun Olimpiade saat ini bergantung pada seluruh bangsa untuk mengembangkan sekelompok kecil talenta olahraga, didukung oleh dukungan finansial, tenaga kerja, dan teknis. Pahlawan kuno mungkin tidak bisa bersaing dengan mereka. Namun, dalam balapan yang fokus pada ketahanan seperti maraton, orang-orang kuno masih memiliki peluang besar untuk menang.
Sebelum pembalut ada, apakah pembalut menstruasi bisa sekali pakai atau digunakan kembali?Benda terpanjang pada wanita kuno, selain rambut dan kain pembungkus kaki, adalah "kain menstruasi". Kain menstruasi adalah sehelai kain panjang yang digunakan untuk membungkus rapat area bawah tubuh saat menstruasi. Namun, karena wanita kuno sering melakukan pekerjaan fisik, mereka tetap tak bisa menghindari "terlihatnya darah". Selain itu, karena Cina selalu menganjurkan hidup hemat, kain yang sudah digunakan biasanya dicuci dan dipakai kembali. Wanita masa kini seharusnya bersyukur kepada penemu pembalut karena dalam beberapa hal "membebaskan wanita". Bagaimana orang kuno menurunkan berat badan? Apakah ada ramuan untuk memperbesar payudara? Dibandingkan dengan berbagai macam obat diet saat ini, cara orang kuno jauh lebih sederhana, misalnya minum teh untuk menurunkan berat badan. Namun, orang biasa di zaman kuno jarang makan daging dan ikan banyak, dan sepanjang hari harus melakukan pekerjaan berat, jadi mana mungkin menjadi gemuk? Cara orang kuno memperbesar payudara lebih alami, misalnya dengan menggunakan makanan penambah payudara seperti kacang merah dan kacang kuning. Selain itu, orang kuno percaya pijatan titik akupunktur juga dapat membantu pertumbuhan payudara. Dibandingkan dengan "cara penyesuaian internal" orang kuno, metode pembesaran payudara sekarang lebih berbahaya, jika tidak hati-hati bisa menjadi "merusak payudara". Apakah orang kuno melakukan operasi plastik? Orang kuno percaya "tubuh, rambut, dan kulit berasal dari orang tua", jadi mereka tidak akan seperti orang modern yang sengaja melakukan operasi pada tubuh mereka. Pada masa lalu, perang sering menyebabkan hidung tawanan dipotong, sehingga orang kuno mengembangkan teknik rekonstruksi hidung, yaitu dengan memotong bagian lengan, menempatkan lengan tersebut di hidung yang terluka, menunggu kedua luka sembuh, kemudian memotong sepotong daging seukuran hidung dari lengan sebagai hidung baru. Namun, ini sangat berbeda dari operasi plastik modern untuk keindahan.
[Chen Xiang Berbagi] Kisah Aneh Zaman Kuno 3
Balasan (3)
...
Ehm... bagian 'membebaskan wanita' itu benar-benar klasik!
Asalkan tekun berlatih, batang besi pun bisa menjadi jarum.
— Semua balasan dimuat —