《Melirik dengan Senyum Manis》(Lirik oleh Hongchen Kezhan)

Poster aslinya: lumayan Tampilan: 242 Balasan: 16 Diposting di: 2013-04-11 15:12:12
Ikatan air yang mengalir adalah bunga yang gugur,\Cinta sejati burung angsa disebut ujung dunia.\Tersenyum ringan sembari mengangkat alis menatap debu dunia, minum teh,\Brocade, sutra, kain tipis.\Di bawah Sungai Lupa, Jembatan Nasib runtuh,\Mengubur bayangan cantik, menatap kehidupan yang mekar.\Kau meninggalkan sehelai rambut putih, mengikat perhatianku seumur hidup,\Aku menunggumu di pohon layu dan gagak senja.\Angin berdesir, hujan bergoyang, siapa yang menua?\Kau menghilangkan jiwaku, aku menua penampilan.\Menoleh dengan senyum manis di mata,\Serbuk willow beterbangan, bebek mandarin mengitari.\Belalang musim dingin bernyanyi pilu di pos perhentian sore, bulan seperti kait, bayangan sendiri bersinar terang,\Menyamarkan suara seruling, mendinginkan pelukan.\Aku mencarinya ke mana-mana tapi tidak ketemu,\Dengan air mata menelan minuman, kenangan perlahan-lahan memudar.\Matahari terbenam masuk ke danau, kodok terkejut bersuara,\Kau bilang dunia penuh kepalsuan.\Aku menumpahkan anggur di gelas, membasahi keparahan perpisahan,\Blooms tinta di atas kertas menyebar.\Perahu anggrek bergerak di permukaan air dekat camar dan bebek,\Tiba-tiba menoleh, bayangan cantik menghilang jauh menjadi pasir.\Hati yang penuh kesedihan, merasakan patahnya banyak kasih sayang dan kata-kata cinta,\Tumpahan tinta seperti darah mewarnai dia merah.\Angin berdesir, hujan bergoyang, siapa yang menua?\Kau menghilangkan jiwaku, aku menua penampilan.\Menoleh dengan senyum manis di mata,\Serbuk willow beterbangan, bebek mandarin mengitari.\Belalang musim dingin bernyanyi pilu di pos perhentian sore, bulan seperti kait, bayangan sendiri bersinar terang,\Menyamarkan suara seruling, mendinginkan pelukan.\Aku mencarinya ke mana-mana tapi tidak ketemu,\Dengan air mata menelan minuman, kenangan perlahan-lahan memudar.\Belalang musim dingin bernyanyi pilu di pos perhentian sore, bulan seperti kait, bayangan sendiri bersinar terang,\Memisahkan tawa, merobek sutra indah.\Waktu muda berlalu tidak menunggu kecantikan menua,\Angin berdesir, hujan bergoyang.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Saya bukan utusan keadilan, kehadiran saya adalah untuk mengakhiri
Kamu lagi mengakhiri apa?
Saya adalah Terminator, mengakhiri segalanya
Apakah kamu akan mengakhiri hidupku?
Dia sangat memiliki ide seperti ini...
Dia siapa? Kenapa kamu muncul lagi di postinganku
Hidupmu akan berakhir puluhan tahun kemudian
Dia di lantai tujuh, sedangkan aku muncul, itu untuk memberimu muka...
Saya tidak tahu berapa lama lagi saya bisa hidup, saya sudah mati sejak lama.
Apakah kamu ingin aku memberimu muka? Pergi saja ngobrol sendiri,
Sedang mengobrol...
Sedang ngobrol malah kamu datang ke sini, bosan ya, jangan sampai aku usir kamu lagi,
Terlalu panjang, tidak dibaca
Lantai 13, apakah kamu ingin saya merapikan tata letaknya?
Jika Melati bisa menulis ulang lirik 'Shang Bu Qi' dan mengubahnya menjadi begitu puitis, aku akan sujud menjilatnya..
。。。
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan