"Walking Through the Coffee House" adalah lagu lama yang sangat bagus. Lagu ini dibawakan oleh penyanyi Taiwan terkenal Qian Baihui. Lirik oleh Mu Sha, musik oleh Lin Ziyuan. Qian Baihui dengan cepat menjadi bintang yang sangat populer di dunia musik pop dengan lagu-lagu seperti "When I Miss You" dan "Passing Through the Coffee House." Informasi Dasar Lagu: Walking Through the Coffee House Vokal: Qian Baihui Lirik: Mu Sha Musik: Lin Ziyuan Informasi Penyanyi Qian Baihui, perempuan, adalah penyanyi terkenal dari Taiwan. Lahir di Hsinchu, Taiwan, dia adalah penyanyi dari kelompok etnis Gaoshan. Pada tahun ketiga sekolah menengahnya, pengalaman bekerja di restoran memperkenalkannya pada musik, yang menandai awal karier menyanyinya. Dengan lagu-lagu seperti "When I Miss You" dan "Passing Through the Coffee House," dia dengan cepat menjadi bintang yang sangat populer di dunia musik pop. Setelah menikah dengan musisi daratan Gao Dalin, ia pensiun dari dunia musik. Dua belas tahun setelah menikah, ia secara resmi melakukan comeback pada tahun 2003 di acara CCTV "Gathering Together." Lirik Qian Baihui Setiap kali aku melewati kedai kopi ini, aku tak bisa menahan diri untuk memperlambat langkahku. Kamu dan aku pertama kali bertemu di sini, membuka tirai cinta bersama. Hari ini, kamu bukan lagi tamu tetap. "Melewati Kedai Kopi" Aku telah mendapatkan kembali kesepianku. Entah kenapa, kita berdua berubah dari kekasih menjadi orang asing. Kopi harum memenuhi ruangan kecil ini, dan perasaanku padamu tetap sama. Aku tidak tahu kapan kita akan menyalakan kembali cinta lama kita. Biarkan aku meluapkan kerinduanku padamu. Aku berjalan melewati kedai kopi ini lagi, tak bisa menahan diri untuk memperlambat langkahku. Kamu dan aku tidak lagi terlihat di ruangan ini. Kenangan indah memudar. Setiap kali aku melewati kedai kopi ini Aku tak bisa menahan diri untuk memperlambat langkahku. Kamu dan aku pertama kali bertemu di sini, dan tirai cinta bersama terbuka. Hari ini, kamu bukan tamu lagi, jadi aku kembali ke kesepian. Entah kenapa, kita berubah dari kekasih menjadi orang asing. Kopi harum memenuhi ruangan kecil ini. Perasaanku padamu tetap sama. Aku tidak tahu kapan kita akan menghidupkan kembali ikatan lama kita. Izinkan aku meluapkan kerinduanku padamu. Aku berjalan melewati kedai kopi ini lagi, tak bisa menahan diri untuk memperlambat langkahku. Kamu dan aku tak lagi terlihat di dalam. Kenangan indah telah memudar. Lagu dengan judul yang sama, dibawakan oleh Black Duck. Pendahuluan: The Black Duck Vocal Group dibentuk pada tahun 1992 dan merupakan grup vokal harmonis pertama di China. Anggota asli (Xu Xiuxia, Lu Lili, Yin Shuzhan) adalah ansambel vokal harmonis paling awal di dunia musik China. Pendidikan musik formal dan pelatihan sistematis menumbuhkan kualitas musikal yang kuat. Setelah paduan suara dibentuk, mereka dengan cepat menarik perhatian di dunia musik pop. Grup penyanyi Black Duck unggul dalam membuka hati dengan suara-suara yang indah dan merdu.Suara mereka dan ekspresinya melebihi keterampilan, menyatu dengan perasaan, menciptakan suasana melalui emosi dan suara; lagu cepat ringan seperti aliran sungai, sedangkan lagu lambat panjang dan indah. Suara baru yang mengambang di antara keanggunan dan kesederhanaan ini seolah melukis dengan suara, membawa estetika seperti "cahaya air berkilau indah di hari cerah, warna gunung misterius saat hujan juga menakjubkan". Lagu-lagu lawas yang mereka nyanyikan terasa segar namun tetap akrab, membawa orang masuk ke dalam suasana nostalgia dan mengenang masa lalu.
Ringkasan
Judul Lagu: Melintasi Kedai Kopi
Penyanyi: Black Duck
Lirik & Musik: Wang Tianhao
Lirik
Setiap kali melewati kedai kopi ini,
Tak bisa menahan langkahku untuk lambat,
Kita pertama kali bertemu di sini,
Membuka babak saling menyukai.
Hari ini kau tak lagi tamu di sini,
Aku kembali pada kesendirian.
Tak tahu sebab apa membuat kita
Berubah dari sepasang kekasih menjadi asing.
Aroma kopi memenuhi kedai,
Perasaanku padamu tetap sama.
Tak tahu kapan dapat melanjutkan kisah masa lalu,
Biarkan aku mencurahkan rinduku padamu.
Aku kembali melewati kedai kopi ini,
Tak bisa menahan langkahku untuk lambat,
Di dalam tak lagi terlihat kamu dan aku,
Kenangan indah telah pudar.
Setiap kali melewati kedai kopi ini,
Tak bisa menahan langkahku untuk lambat,
Kita pertama kali bertemu di sini,
Membuka babak saling menyukai.
Hari ini kau tak lagi tamu di sini,
Aku kembali pada kesendirian.
Tak tahu sebab apa membuat kita
Berubah dari sepasang kekasih menjadi asing.
Aroma kopi memenuhi kedai,
Perasaanku padamu tetap sama.
Tak tahu kapan dapat melanjutkan kisah masa lalu,
Biarkan aku mencurahkan rinduku padamu.
Aku kembali melewati kedai kopi ini,
Tak bisa menahan langkahku untuk lambat,
Di dalam tak lagi terlihat kamu dan aku,
Kenangan indah telah pudar.
Melintasi kedai kopi, lagu lawas ini sangat enak didengar, jika tidak mendengar pasti akan menyesal.
Lagu Tuiqiang Yanyu (Sangat Enak Didengar)
Balasan (1)
Membagi menjadi beberapa bagian, adalah sebuah seni
— Semua balasan dimuat —