Bab 5 Fajar Biokimia (Revisi)

Poster aslinya: Kantor Gosip @ Situsnya Banyak Orang Tampilan: 272 Balasan: 5 Diposting di: 2013-05-02 22:01:41
Xiao Qiu duduk di pesawat, menggoyangkan minuman di tangannya, bersandar di kursi sambil menatap kota 7723 yang hampir tiba, tersenyum, senyumannya membuat orang sulit menebak. Kota yang membuatnya tak pernah bisa lupa, dengan wanita yang tak bisa dilupakannya.

‘Aku memikirkan dia lagi.' Kapten keluar dari ruang kapten, (sistem tanpa awak) Xiao Qiu meneguk minuman, berkata, 'Tidak sepadan dengan wanita seperti itu.' Kapten tertawa terbahak-bahak, 'Kamu anak kecil di depan aku yang sudah ahli dalam urusan percintaan, kamu masih berbohong? Matamu telah mengkhianatimu.' Xiao Qiu memandang kapten, 'Justru karena kamu ahli, sampai sekarang pun belum punya istri.' Kapten tampak agak canggung, tersedak sedikit, 'Aku hanya tidak ingin mencari, kalau ingin mencari,...'

'Kapten kali ini benar-benar selamat jalan, mungkin selamanya.' Xiao Qiu berkata dengan tenang, kapten terdiam, tidak tahu apakah otaknya tiba-tiba macet atau apa, tidak bisa berkata apa-apa. Xiao Qiu tidak menatap ekspresi kapten, hanya terus meneguk minumannya.

'Ya, mungkin memang selamanya. Tidak tahu? Pesawatku tidak tahu sudah membawa berapa pahlawan, mereka semua pahlawan, tetapi pahlawan harus membayar harga seorang pahlawan, harga nyawa. Selamat tinggal, aku sudah sering mendengarnya, tapi ingat, kamu bukan untuk menjadi pahlawan, kamu harus kembali hidup-hidup!' Kapten berkata agak berteriak, Xiao Qiu menjilat bibirnya, 'Kamu banyak omong, pesawat kan juga hampir sampai? Apakah kamu ingin pesawatnya tidak sampai?' Kapten tersadar dan tersenyum, 'Ah, memang aku tidak pandai bicara hal-hal besar.' Lalu masuk ke ruang kapten.

'Siap ya, sebentar lagi mendarat.' Kapten mengumumkan melalui radio, Xiao Qiu memeriksa perlengkapannya lagi, berdiri di kabin menunggu lampu hijau menyala. Memutar cincin di tangannya, 'Jangan mati dulu, tunggu aku.' Pintu pesawat terbuka, Xiao Qiu berteriak ke ruang kapten, 'Ayah, kumismu sudah waktunya dipangkas, kalau tidak, tak ada yang mau sama kamu.' Di ruang kapten, kapten sudah menangis tanpa suara.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Dahi……
7723 Kota = Kota Rakun?
Hampir sama
Oh oh oh oh oh
Hanya di atas kata saja
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan