Kesepian, mekar menjadi bunga.

Poster aslinya: abu Tampilan: 169 Balasan: 5 Diposting di: 2013-05-19 03:03:56
Sekali lagi malam yang aku lalui sendirian. Malam yang gelap gulita. Tak akan pernah ada yang menemaniku, dulu tidak ada, nanti pun seharusnya tidak akan ada.\ Hanya ada kesepian, kesepian yang sebesar gunung dan seluas laut. Aku selalu dilupakan, ditinggalkan.\ Yang disebut kebebasan, kebebasan sejati, ya seperti aku ini. Tanpa keluarga atau teman di sisiku, tanpa makhluk hidup yang menemaniku, maksudku yang menemaniku hanyalah segunung benda yang terbuat dari silikon dan plastik. Menyerah pada segalanya, itulah kebebasan.\ Kesepianku telah bersemi menjadi bunga. Tapi bunga ini hanyalah racun. Sama seperti bunga yang membawa kekayaan kepadaku. Aku sangat yakin, aku tidak akan mengasihani para pecandu itu. Tapi saat malam larut, malam tak bisa tidur, seperti sekarang ini. Aku sering kali teringat mereka.\ Dulu aku juga sangat ingin dicintai. Tapi itu hanyalah keinginan, hingga berubah menjadi kekecewaan, keputusasaan.\ Dan cinta, apa itu sebenarnya. Yang membuatku berkembang hanyalah masturbasi, menghancurkan diri sendiri, cemas tanpa sebab, dan kepolosan yang absurd. Mengenang, merindukan, jatuh cinta sepihak seorang diri. Di bawah sinar matahari, di masa pubertas yang indah, berpacaran pertama dengan gadis yang polos dan menawan, hanyalah impian belaka. Aku menghadapi terlalu banyak hal, yang terlalu kejam pula. Aku belum sempat mencintai, realitas menjadikanku sebuah kerangka gila dan ekstrem. Siklus buruk yang tak ada akhirnya.\ Aku sudah tidak mengenal diriku sendiri lagi. Sedikit pun nurani, juga hancur. Mungkin, bisa jadi, seharusnya, aku adalah sisa masyarakat, pecundang manusia.\ Apa lagi yang bisa kulakukan, hanya bisa mengetik kata-kata tanpa alasan. Dan hal ini membuat beberapa orang berpikir aku sok keren, kesedihan kecil yang tidak realistis dan anti-mainstream. Mungkin memang aku begitu.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Xiao Huihui~
Judul ini, tanpa ragu, sangat lebay dan sok keren. Menggunakan organ reproduksi tanaman untuk mengekspresikan perasaan, bunga tidak memiliki pikiran, manusia memiliki pikiran, saya sangat memahami prinsip ini, namun juga tidak bisa menghindari kebiasaan umum.
Saya menulis keluhan panjang ini hanya untuk mengatakan satu hal. Ketika kamu putus asa terhadap dunia ini, kamu juga menjadi bebas. Etika dan moral yang bodoh itu hanyalah perwujudan dari kepentingan egois kelompok. Hancurkan belenggu kertas ini, ubahlah menjadi abu! Kebebasan besar, haha…
→_→ Ceramah panjang lebar
Aku datang~
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan