Jepang melelang sisa-sisa rudal anti-satelit China

Poster aslinya: terompet xiaoyu 1 Tampilan: 131 Balasan: 6 Diposting di: 2013-06-13 16:42:11
【Laporan Gabungan Global Times】Pada 11 Juni 2013, situs web Amerika 'Missile Threat' mempublikasikan artikel berjudul 'Missil Mata-mata China Bernilai 400 Ribu', yang memperkenalkan berita bahwa Jepang akan melelang sisa rudal anti-satelit China di London. Jepang berpandangan bahwa satelit cuaca yang ditembak jatuh China pada 2007 sebenarnya digunakan untuk memata-matai kepulauan Jepang. Karena rudal ini merupakan peninggalan dari percobaan anti-satelit terbaru hingga saat ini, seorang penawar barang antik senior menilai sisa rudal tersebut bernilai 400 ribu dolar AS. Berikut adalah terjemahan isi utama artikel tersebut:

Di mata publik, kegiatan pengintaian rahasia antar negara selalu sangat misterius, tetapi secara tidak sengaja sering bocor. Rudal balistik antar benua China adalah salah satunya. Seorang pedagang Jepang mengirimkan pecahan rudal balistik China yang menembak jatuh satelit mereka sendiri ke pedagang barang antik David Harper di Banaburg, dengan harga lelang mencapai 400 ribu dolar AS.

Meskipun pemerintah China tidak akan menilai sejarah pecahan rudal tersebut, memang pecahan itu berasal dari rudal balistik antar benua yang ditembakkan China pada 2007 untuk menembak jatuh satelit orbit rendah di atas Jepang, ini adalah salah satu dari sedikit percobaan China yang berhasil. Pecahan rudal sepanjang 130 cm, berat 3,69 kg, akan dilelang di London bulan ini. Pada Mei 2011, Jepang mengevakuasi sisa rudal ini dari pantai utara Hokkaido. Setelah dievaluasi oleh militer AS, rudal ini dianggap sebagai 'peluru tercepat di dunia', dengan kecepatan operasi mencapai 76.000 km/jam. Satelit cuaca yang ditembak jatuh saat itu sedang berada di orbit rendah di atas Jepang, dan kecepatan tabrakan antara rudal dan satelit mencapai 100.000 km/jam.

Mengingat sejarah ini, David Harper menyatakan bahwa ia percaya harga lelang bisa mencapai 250 ribu pound. 'Ini mungkin adalah barang paling langka di dunia, bagian dari roket yang digunakan China untuk menembak jatuh satelit. Meskipun tidak ada yang tahu pasti nilainya, tetapi tetap bernilai 250 ribu pound.'

Setelah satelit dihancurkan, Jepang menuduh China menggunakan satelit itu untuk memata-matai kepulauan Jepang. Percobaan ini juga merupakan percobaan intersep satelit pertama dalam 20 tahun, sementara percobaan terakhir dilakukan oleh Uni Soviet sebelumnya. Oleh karena itu, sisa rudal ini adalah warisan berharga dalam sejarah modern. Pada 27 Juni, Jepang akan mengadakan lelang publik di lelang Phillip Knapper di London. (Terjemahan: Chang Feng, Penyunting: Xu Luming)
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Orang-orang yang baru-baru ini membalas sepertinya semua melihat postingan...
Aduh...
Tidak melihat postingan sebelumnya, judul postingan berikutnya? Terima kasih!
Bukan barang mereka, jual apa coba
Rebut kembali! (Tapi apa enaknya rebut sisa-sisa ini!)
Jadi, kenapa tidak ada yang berebut bom atom yang dijatuhkan Amerika waktu itu?
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan