Saudara-saudara! Tolong!! Yang punya hubungan baik, cepat masuk!!
Pacarku menyuruhku menulis jurnal tentang dia, tapi aku tidak tahu bagaimana memulainya, mohon beri pembuka!! Tolong orang baik!!
Balasan (8)
Tidak ada kata...
Pertama-tama tentukan emosi dan tujuan menulis, apakah serius atau manis-manis, apakah untuk introspeksi atau membuatnya senang, atau menyelidiki dengan tulus, dengan menentukan prinsip menulis dan tujuan utama, menulis pun akan lancar seperti sapi.
Suatu hari ada dua tomat sedang berjalan di jalan, tomat pertama ingin menciumnya, tapi tak disangka tomat kedua langsung pergi. Tomat pertama mencoba lagi untuk menciumnya, tomat kedua kembali pergi. Begitu terus, tomat pertama marah dan berkata: 'Kamu ini kayak dinosaurus, kok nggak mau dicium?' Tomat kedua marah, berteriak: 'Kamu ini gila, kamu pernah lihat tomat menciumnya? Kalian pernah lihat?'
Semua orang ikut satu
Hujan terus turun, seorang diri duduk di dalam kamar, mendengarkan suara hujan itu, tiba-tiba merasa jenuh, lalu tanpa sengaja teringat (mengenang, seseorang, suatu peristiwa, dan lain-lain. Terserah diri sendiri).\Namun, pada saat seperti ini hanya bisa mengenang, waktu berjalan, tidak meninggalkan jejak, tidak ada penyesalan, yang menyesal hanyalah manusia, tidak bisa memegang, tidak bisa mempertahankan, sering merindukan, juga tidak sadar, mungkin karena tidak mau melepaskan, keras kepala membingungkan diri sendiri, tenggelam dalam aroma yang diciptakan sendiri, tidak bisa keluar...\——————\Hanya sambil berpikir sambil menulis, mengenang diri sendiri lebih mudah
Masih tulisan lama Qian lebih baik
Rasanya seperti baru putus cinta…
Ada sebuah kata, disebut 'seakan dekat seakan jauh'
— Semua balasan dimuat —