Lelucon Edisi Pertama
1: Keponakan kecil saya bermain petasan di luar. Anak nakal itu mungkin membuka isi kembang api dan menaburkan abu rokok ke dalam asbak. Bisa kamu bayangkan ayahnya menancapkan puntung rokok ke situ, percik api itu membuat pria itu kaget sampai menjerit... 2: Seorang teman punya sepasang keponakan kembar. Suatu hari, seorang masuk dan berkata: Paman, beri aku 5 yuan untuk beli buku. Diberi, sebentar kemudian masuk lagi yang satu minta 5 yuan juga. Teman saya berpikir, ya sudah beri saja kedua-duanya. Tak disangka sebentar lagi masuk lagi yang lain minta uang, teman saya berkata: Bukankah sudah kuberi? 'Itu kakak.' Dengan berat hati, dia memberi 5 yuan lagi... Tak lama kemudian, masuk seseorang sambil berteriak: Paman, kamu sudah beri kakakku 15 yuan, bagaimana dengan aku? 3: Pergi ke bank untuk menarik uang, berkata pada petugas: Tarik 1500! Petugas berkata: Tidak sebanyak itu. Saya: Coba lihat di loket lain ada? Petugas dengan putus asa berkata: Itu karena kartu kamu tidak sebanyak itu! 4: Hari ini naik kereta metro penuh sesak ke tempat kerja, seorang pria tanpa sengaja menginjak kaki seorang wanita, lalu meminta maaf. Tak disangka wanita itu terus marah dan mengumpat, pria itu tak tahan lagi dan mengeluarkan ponselnya mengarahkan ke dia, lalu membuka Tom Cat di ponselnya... 5: Mengirim pesan ke suami: Sayang, cepat pulang. Sekarang aku memakai pakaian dalam super seksi, ayo lihat. Dengan santai saya menekan tombol kirim. Saat mata menatap, oh tidak, salah nomor, terkirim ke atasan yang biasanya sangat serius dan jarang tersenyum. Satu menit kemudian, ponsel saya berdering, terdengar suara laki-laki pelan: Hari ini aku baru mengumpulkan PR rumah, bolehkah besok kukumpulkan PR tambahan? 5: Siswa: Guru, apa itu talenta? Guru: Talenta adalah mengumpulkan semua orang di masyarakat, menyaring ulang, menempa, memeras. Yang tersisa itulah talenta. Siswa: Oh… bukankah itu seperti sampah manusia? 6: Satu-satunya cara agar teman sebangku serius menjaga kamu saat kamu bermain ponsel di kelas adalah satu: bermain dengan ponselnya. 7: Barusan ngobrol dengan rekan kerja tentang anaknya, di taman kanak-kanak bermain balok, anak-anak lain membangun rumah, anaknya malah menyusun balok menjadi garis panjang. Guru datang, bertanya: Ini buat apa? Anak itu mendorong ke depan: Selesai.
Balasan (3)
Hahahahahahahahahahahahahaha
Yang terakhir
Daya baterai tidak cukup, lanjut besok!
— Semua balasan dimuat —