Bertemu dewi di perpustakaan secara kebetulan...
Setelah pulang sekolah lebih awal di sore hari, saya merasa sangat bosan dan membaca novel di asrama. Seorang teman sekamar yang cukup dekat dengan saya menyarankan untuk keluar jalan-jalan. Awalnya saya ingin tetap di asrama, tapi tidak apa-apa akhirnya saya ikut dia keluar. Tidak menyangka dia pergi ke perpustakaan. Biasanya saya jarang ke perpustakaan dan merasa tidak ada buku yang menarik di sana, tapi karena sudah datang, ya saya pun melihat-lihat saja. Perpustakaan tidak terlalu besar. Saat saya berjalan ke rak buku kelima (kurang lebih rak kelima), saya bertemu dengan dewi saya. Dia yang pertama melihat saya, karena saat itu saya sedang fokus mencari apakah ada buku yang menarik, jadi benar-benar tidak menyadari dia. Hal pertama yang dia ucapkan setelah melihat saya adalah ‘Eh?' Baru kemudian saya menoleh untuk melihat siapa dia, dan ternyata, dia! Haha, saat membaca di beberapa rak pertama, saya sempat berpikir apakah saya akan bertemu dewi saya, ternyata benar-benar bertemu =_= Setelah dia mengucapkan ‘Eh', dia lanjut bertanya ‘Kamu ke sini pinjam buku ya?' Saya menjawab ‘Hmm'… lalu tidak ada kelanjutan setelah itu, apakah saya memang pantas menjalani hidup menyendiri seumur hidup… Huh…
Balasan (10)
Orang cabul di lantai satu... tidak perlu dijelaskan
Berpikir dari sudut pandang Black Horse: Setelah pulang sekolah lebih awal di sore hari, saya bosan dan membaca novel di asrama. Seorang teman sekamar yang cukup akrab dengan saya mengatakan ayo keluar jalan-jalan, saya hanya mengangkat kepala tanpa menatapnya dan berkata, 'Tidak, saya belum selesai membaca buku saya.' Apakah saya seharusnya membeli boneka tiup?
Ya benar pasti
Eh, eh, kamu kenapa di sini, sudah minum obat hari ini, pantas tinggal seumur hidup
Sekelompok brengsek cabul di lantai bawah...
Seharusnya memberikan ciuman paksa.
Malu karena tidak sebanding...
Apakah perpustakaan ramai? Menciumnya, bilang dia adalah wanitamu, jika kamu berhasil, tidak ada yang di sekolah yang akan menyentuhnya
Lantai satu benar-benar seorang pria sejati...
→_→ Orang di perpustakaan sebenarnya tidak banyak, cuma tidak berani melakukan itu, nanti kalau orang menamparmu, malah bisa kena tuduhan apa gitu
— Semua balasan dimuat —