Anda tidak perlu memandang rendah orang lain, Anda jugalah pemandangannya

Poster aslinya: Aku akan memberimu sebotol anggur dan aku akan memberimu semua kesedihan. Tampilan: 93 Balasan: 7 Diposting di: 2014-03-07 02:28:34
???? Ketika manusia datang ke dunia ini, akan selalu ada banyak ketidakpuasan dan ketidakadilan; akan ada banyak kerugian dan banyak rasa iri. Anda iri pada kebebasan saya, dan saya iri pada keterbatasan Anda; kamu iri pada mobilku, dan aku iri pada rumahmu; kamu iri dengan pekerjaanku, dan aku iri karena kamu selalu punya waktu istirahat setiap hari.

Mungkin, kita semua berpandangan jauh ke depan dan selalu memandang tinggi orang lain; Mungkin kita semua berpikiran sempit dan sering mengabaikan kebahagiaan di sekitar kita.

Faktanya, tidak ada dua wajah yang identik di dunia. Selama Anda mengamatinya dengan cermat, akan selalu ada perbedaan halus. Mereka berdua adalah binatang, kelincinya mungil dan sapi hijaunya tinggi; mereka berdua burung, elang terbang tinggi dan burung layang-layang ungu kembali rendah. Orang akan selalu memiliki perbedaan dalam kecerdasan dan keberuntungan; mereka akan selalu dibatasi oleh lingkungan dan kenyataan; akan selalu ada seseorang yang bisa menyelesaikan soal matematika dalam hitungan detik saat Anda memotong sepiring buah; akan selalu ada seseorang yang merenungkan untung dan rugi hari ketika Anda tertidur; akan selalu ada seseorang yang bisa berlari lebih cepat darimu...


Ketidakrataan itulah yang membentuk pemandangan indah di dunia ini.

Bian Zhilin berkata: Anda berdiri di jembatan dan melihat pemandangan, dan orang-orang yang mengamati pemandangan memperhatikan Anda di atas.
?? Ya, berjalan di suka dan duka kehidupan, ketika Anda iri pada orang lain yang tinggal di gedung-gedung bertingkat, mungkin orang-orang yang meringkuk di pojok iri pada Anda karena memiliki rumah jerami yang bisa berlindung dari angin; saat kamu iri pada orang lain yang duduk di mobil mewah dan frustasi karena kamu bisa berjalan di tanah, mungkin orang yang terbaring di ranjang rumah sakit iri padamu karena bisa berjalan dengan bebas...

Seringkali kita tidak sadar bahwa ketika kita menghargai orang lain, kita juga menjadi pemandangan di mata orang lain.
Faktanya, hidup itu seperti buku yang berat. Beberapa buku tidak memiliki tokoh protagonis karena kita mengabaikan diri kita sendiri; beberapa buku tidak mempunyai petunjuk karena kita tersesat; beberapa buku tidak ada isinya karena kita telah mengubur diri kita sendiri...
Dalam hidup, kita tidak perlu mempermalukan diri sendiri atau mempertanyakan diri sendiri. Terkadang, kita tidak dapat memahami atau mempelajari sesuatu dengan baik. Hanya saja cara pandang kita dalam berpikir dan menerima masalah berbeda. Setiap orang punya air matanya sendiri untuk dihapus, dan setiap orang punya jalannya masing-masing. Ingat saja: saat Anda kedinginan, kenakan mantel pada diri Anda; ketika Anda lapar, belilah roti untuk diri Anda sendiri; ketika Anda kesakitan, berikan kekuatan pada diri Anda; ketika Anda gagal, tentukan tujuan Anda; ketika kamu jatuh, bangun kesakitan, berikan dirimu senyuman yang toleran dan terus bergerak maju, itu sudah cukup!
\
Menghadapi matahari, tidak peduli hangatnya musim semi dan mekarnya bunga, hadapi saja dengan gembira, karena melalui jendela kaca yang dipenuhi sinar matahari, tiba-tiba menoleh ke belakang, bukankah pemandangan di mata orang lain?
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Ya ya ya
Nah, ternyata masih ada yang belum tidur
Medali saya ternyata berubah, sangat ajaib
Ah! Baiklah! Pemilik postingan tidak mengerti
Lewat,
Bagus! Dukungan penuh!
Memberi jempol
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan