Jika sikap mental benar, masalah bukanlah masalah

Poster aslinya: -tepian- Tampilan: 92 Balasan: 4 Diposting di: 2014-04-23 08:40:02
Jika sikap mental benar, kita akan lebih mudah. Banyak hal sebenarnya bisa kita hadapi dengan sikap mental yang berbeda, seringkali dengan begitu, kita berhasil!\ Seorang pendeta Amerika sedang menyiapkan khotbah untuk hari berikutnya di rumahnya, sementara putra bungsunya terus berisik di dalam rumah sehingga mengganggu ketenangan. Pendeta itu merobek sebuah halaman peta dunia dari sebuah majalah, kemudian merobeknya menjadi potongan-potongan, meletakkannya di lantai dan berkata: 'Nak, jika kamu bisa menyusun peta ini dengan benar, aku akan memberimu satu dolar.' Pendeta awalnya berpikir bahwa anak itu akan menghabiskan seluruh pagi untuk menyusunnya, tetapi tidak sampai sepuluh menit, anak itu sudah menyusunnya dengan benar. Pendeta bertanya bagaimana dia bisa menyusunnya, anak itu menjawab: 'Ini mudah, di bagian belakang peta ada foto seorang manusia. Aku terlebih dahulu menyusun foto orang ini, lalu membaliknya. Aku berpikir, jika orang ini benar, maka peta dunia juga benar.' Pendeta tersenyum dan memberinya satu dolar, mengatakan: 'Kamu sudah menyiapkan khotbahku untuk besok. Jika sikap seorang manusia benar, dunia miliknya juga benar.'\ Cerita ini pasti sudah banyak orang dengar, cerita ini sangat bermanfaat bagi saya. Cerita ini diceritakan langsung oleh guru saya ketika saya duduk di kelas satu SMA. Setelah guru menceritakan, itu membangkitkan semangat dalam diri saya, membuat saya merasa bahwa melakukan apapun itu sebenarnya sederhana. Saat itu mungkin saya terlalu polos, tetapi semangat itu tidak pernah hilang, hingga sekarang masih ada. Saat menghadapi sesuatu, saya tidak akan mundur, saya hanya tahu bahwa pasti ada cara untuk memecahkan masalah yang saya hadapi, dan itu sangat sederhana! Saya sering membawa semangat ini, sehingga saya sangat tertarik pada matematika. Ketika saya menemui soal sulit, saya tidak takut, malah menyukainya. Memang benar, banyak soal yang dianggap sulit oleh orang sebenarnya tidak sulit, hanya saja banyak orang yang sikap mentalnya tidak benar, sehingga tidak berani mencoba, mundur, begitulah, banyak yang gagal! Saya tidak memberi simpati kepada orang yang gagal, saya malah semakin meremehkan mereka!\ Sikap mental memang sangat penting, itu adalah kondisi awal yang menentukan apakah seseorang berani berjuang, berani berkompetisi. Jalan ke depan memang penuh liku, tetapi orang-orang yang sudah melewatinya akan tersenyum dan berkata: Tidak lebih dari itu.Seseorang suasana hatinya juga akan mempengaruhi mentalitasnya. Saya memelihara beberapa ikan mas di sudut meja saya, mungkin ini berasal dari hobi saya. Ketika saya merasa kesepian, melihat ikan mas yang saya pelihara membuat saya merasa segar. Tugas yang ada di hadapan saya pun bisa saya hadapi dengan mentalitas yang baik. Saya pun teringat cerita yang diceritakan guru saya saat kelas satu SMA, dan saya pun memulai kembali perjalanan perjuangan saya.\ Jika kamu memiliki mimpi yang indah, maka silakan atur terlebih dahulu mentalitasmu sebelum memulai, saya percaya, selama mentalitasmu benar, kamu sudah setengah berhasil; jika mentalitasmu benar, masalah apapun yang dihadapi bukanlah masalah lagi. (br)【Transfer】
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Hehe,
Meskipun tokoh utamanya sangat menjengkelkan... tapi sangat merindukanku! Aku tidak pernah takut dengan masalah! Pemahaman pertama sangat besar!
Heh…
Dukung sebentar...
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan