Maaf, aku mencintaimu\Bab 1 Anak Angkat (Tambahan)

Poster aslinya: Tidak ada lagi kontak Tampilan: 198 Balasan: 15 Diposting di: 2014-05-14 22:58:43
(555~Kemarin tidak sempat membuat segmen, maaf ya, kemarin saya bertanya pada para ahli, mereka bilang gunakan □ kosong, saya juga tidak tahu efeknya, demi memudahkan kalian membaca, bab ini tidak akan diubah, ingat untuk banyak memberikan saran)□□□□□□□□□□□Saya juga tidak tahu sudah berjalan berapa lama, mereka tiba di depan sebuah gedung kecil berwarna biru. Meskipun kecil, gedung itu tampak sangat mencolok di tengah padang rumput yang luas tak berujung.□□□□Di depan gedung kecil itu ada pagar kayu kecil, di dalam pagar rumputnya sama dengan di luar, hanya saja rumput di dalam pagar jauh lebih pendek dibandingkan di luar. Mungkin, ini adalah bukti bahwa ada seseorang yang tinggal di dalam.□□□□□□□□□□□□“Ayah, aku pulang.” Gadis kecil itu berdiri tidak jauh dari gedung kecil dan mulai memanggil.□□□□□□□□□□□□“Yunxuan sudah pulang ya?” Suara lelah terdengar dari dalam gedung, mungkin karena kasih sayang seorang ayah terhadap anaknya, suara lelah itu penuh dengan kelembutan.□□□□□□□□□□□□“Hmm, aku pulang.” Gadis itu menyipitkan mata memandang gedung kecil, dalam hatinya entah memikirkan apa.□□□□□□□□□□□□“Ketemu orang yang tersesat lagi?” Orang di dalam bertanya kepada gadis itu.□□□□□□□□□□□□“Hmm, iya.” Gadis itu tersenyum ke gedung kecil, matanya berkilau sedikit serakah, tapi wajah itu hanya sebentar, tidak membuat siapa pun menyadarinya.□□□□□□□□□□□□“Bawa dia masuk.” Suara dari dalam gedung menjadi sedikit tegas, gadis itu tidak berpikir panjang, menarik anak laki-laki itu masuk ke dalam. Di dalam gedung tidak ada perabotan yang mewah, juga tidak banyak dekorasi. Hanya ada sebuah meja kayu untuk menulis, di atasnya tidak penuh dengan buku, hanya tertata rapi beberapa buku. Kursi sederhana di belakang meja itu diduduki seorang pria mengenakan setelan Zhongshan hitam. Pria itu memakai kacamata hitam, tampak seperti seorang guru pada masa awal pendirian negara.□□□□□□□□□□□□“Silakan duduk.” Pria itu mendorong kursi ke samping anak laki-laki itu. Lalu kembali ke meja tulisnya.□□□□□□□□□□□□“Kalian siapa, kenapa membawa aku ke sini.” Anak laki-laki itu membuka mulut lebih dulu, memecah kesunyian sebelumnya.□□□□□□□□□□□□“Anak kecil, kamu tersesat dari keluargamu, bukan?”Pria itu berkata lembut kepada bocah laki-laki. □□□□□□□□□□□□ “Hmm…” Bocah laki-laki menundukkan kepalanya, malu-malu menjawab pertanyaan pria itu. □□□□□□□□□□□□ “Lalu, kamu lihat itu apa?” Pria itu menunjuk ke dinding di sebelah kirinya sambil berkata kepada bocah itu. Bocah itu menoleh ke arah yang ditunjuk pria itu, di arah itu tertulis beberapa kata: Tim Pencarian Padang Rumput. Melihat itu, bocah itu akhirnya tahu di mana mereka berada. Semua keraguan di hatinya pun hilang. (555~ sepertinya bab ini hanya bisa dilihat besok, apakah bisa selesai menulisnya, oh sangat sedih T^T)
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Eh, ubb tidak bisa?
Apa ini??
Apakah bisa memukulnya?
tanda kurung br
(br)?
Mungkin bisa dimainkan (br)? Benarkah begitu
Kenapa rasanya ini bukan baris kosong, hanya ada satu spasi saja
???



(left)
Ah, brengsek,,, pergi tulis dari awal,,, berkontribusi untuk kota buku
Tidak bisa diterima di dunia ini..
Eh, spasi dan pemisahan paragraf...
Gaga, lebih baik kamu kirim di versi Android, aku akan menambahkan spasi untukmu
Novel⊙▽⊙???????????????????
Aku terpaksa mengirim ini hanya di bagian ini supaya bisa menunjukkan sedikit prestasi dengan versi Shenn, jadi cuma bisa dikirim di bagian ini saja
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan