红楼梦\A Dream of Red Mansions
Sutradara Xie Tieli
Penulis Naskah Xie Tieli, Xie Pengsong\Pemeran Utama Xia Qin, Tao Huimin, Fu Yiwei, Liu Xiaoqing
Produser Beijing Film Studio
Durasi 735 menit
Negara Tiongkok
Bahasa Mandarin\
Gambar hubungan karakter\


Tonton secara online
"红楼梦" adalah seri film yang diproduksi oleh Beijing Film Studio pada akhir 1980-an, diadaptasi dari novel klasik Tiongkok "红楼梦". Film ini terdiri dari 6 bagian dan 8 episode, dengan durasi total 735 menit, menjadi film terpanjang "红楼梦".
\Film ini melakukan adaptasi sinematik terhadap "红楼梦", menggabungkan unsur realitas dan fantasi, sekaligus menampilkan karakter yang elegan dan berani.
Pada tahun 1986, Beijing Film Studio secara resmi memutuskan untuk memproduksi film 红楼梦.\Saat itu, studio menginvestasikan dana besar untuk membangun lokasi luar ruangan seperti "Daguanyuan" dan "Ningguofu".\Selain mengundang aktor papan atas daratan Tiongkok saat itu seperti Liu Xiaoqing, Zhao Lirong, Ding Lan, film ini juga meniru versi drama TV 1987 "红楼梦" dengan melakukan audisi nasional untuk aktor. Dari awal syuting pada 1986 hingga resmi tayang pada 1989, produksi ini memakan waktu lebih dari tiga tahun, disutradarai oleh Xie Tieli yang terkenal, serta melibatkan aktor dari berbagai jenis pertunjukan seperti Yue Opera, Beijing Opera, Lü Opera, Xiangsheng, Pingtan, drama panggung, Pingju, Hebei Bangzi, Kunqu, untuk menciptakan gaya yang bersifat nasional, realistis, dan artistik.
Dibandingkan dengan versi drama TV 1987 "红楼梦", film ini unggul dalam hal lokasi, kostum, dan gaya karena investasi yang besar, serta menampilkan banyak aktris cantik populer pada masa itu. Sutradara Xie Tieli memenangkan Penghargaan Sutradara Terbaik pada Festival Film Emas Ayam ke-10, dan aktris utama Tao Huimin meraih posisi kedua sebagai Aktris Terbaik Penghargaan Bunga Seratus. Namun, film ini tetap memiliki nuansa pertunjukan Yue Opera yang kuat, dengan karakter Jia Baoyu diperankan oleh aktris wanita dalam penampilan cross-gender, yang dibandingkan dengan versi laki-laki Baoyu pada TV 1987, kurang diterima oleh sebagian besar penonton. Dibandingkan dengan versi drama TV 1987 yang sering ditayangkan ulang, dan karena terbatasnya durasi film, kontinuitas alur sedikit terganggu.
Selain itu, versi film yang beredar saat ini memiliki pencahayaan yang terlalu gelap, sehingga kurang menarik secara visual.