\Setiap kali teringat Forrest Gump berlari antara pantai timur dan barat Amerika, hati saya selalu tak bisa menahan kesedihan, sekaligus semangat. Apakah Anda percaya pada kesuksesan seorang anak dengan keterbelakangan mental? Apakah Anda percaya orang yang paling sukses di dunia ini justru adalah mereka yang tidak peduli untung rugi? Forrest Gump tidak mengerti bahwa ia tidak bisa selalu mengikuti seorang wanita untuk membantunya berkelahi, juga tidak mengerti bahwa seorang dewasa seharusnya tidak selalu mengucapkan kata-kata yang tidak pantas. Forrest Gump tidak tahu apa-apa, ia hanya tahu berdasarkan intuisi berlari terus di jalan, dan akhirnya ia sampai di garis akhir.\
\Sering kali kita seperti Forrest Gump, tidak bisa menemukan alasan untuk melakukan sesuatu, sering juga kita jauh dari kemampuan Forrest Gump, hal-hal yang dilakukan tanpa alasan seringkali dengan mudah ditinggalkan di tengah jalan. Hidup seorang manusia sering kali seperti itu, seperti bulu putih yang beterbangan tertiup angin di awal dan akhir film, sebagian besar waktu, kita mungkin hanyut mengikuti arus, terombang-ambing tanpa arah yang jelas, datar hingga membosankan. Tetapi, sebuah langkah atau putaran, selalu bisa dikontrol oleh diri sendiri, Anda hanya perlu berusaha melakukan sesuatu dengan sempurna, jangan peduli seberapa banyak yang Anda peroleh, sehingga Anda bisa terbang lebih tinggi, Anda akan menemukan bahwa semakin tinggi, semakin dekat dengan surga, jadi saya percaya kesuksesan Forrest Gump bukanlah kebetulan.\
\Analisis Film "Forrest Gump":\Pada ajang Oscar ke-67 tahun 1995, film "Forrest Gump" meraih enam penghargaan termasuk Film Terbaik, Aktor Utama Terbaik, Sutradara Terbaik, Skenario Adaptasi Terbaik, Penyuntingan Terbaik, dan Efek Visual Terbaik. Film ini melalui penggambaran kehidupan seorang penyandang disabilitas mental merefleksikan berbagai aspek kehidupan di Amerika, menunjukkan peristiwa penting dalam kehidupan sosial-politik Amerika selama beberapa dekade dari sudut pandang yang unik. Film ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Winston Groom. Hanya saja, novel aslinya adalah sebuah karya absurd yang penuh sindiran, sedangkan film ini memodifikasi dan memperindah cerita tersebut. Menghilangkan absurditas dan sindiran dari novel, menambahkan sentuhan hangat pada film. Hal ini tentu membuat film lebih cocok dengan selera penonton dan juri, namun mengorbankan semangat perlawanan pemberontak dalam karya asli, menjadikan film sebagai simbol moralitas yang ideal.Dalam film, Forrest Gump digambarkan sebagai perwujudan kebajikan, jujur, dapat dipercaya, serius, berani, dan menghargai perasaan. Dalam film, Forrest merupakan sosok yang sangat murni, sedangkan Jenny menjadi simbol kemerosotan. Hal ini sangat berbeda dengan karya aslinya. Segala yang diceritakan dalam film selalu ditampilkan dengan sikap penuh kasih dan baik hati, bahkan ditambahkan elemen puitis, sehingga film tampak lembut dan tidak berbahaya. Film ini menekankan dan menampilkan nilai-nilai moral tradisional. Hal ini membuat film menjadi mudah diterima oleh orang-orang, dan keahlian sutradara dalam penyusunan alur serta penggunaan bahasa film juga membuat film ini sangat menarik. Isi film menjamin keberhasilan komersialnya, sementara penanganan artistik oleh sutradara membuat film ini lebih hebat, itulah alasan keberhasilan film ini. "Forrest Gump" menjadi salah satu film terlaris di Amerika pada saat itu.
Penampilan Tom Hanks dalam film ini sangat sederhana dan alami. Berkat penampilannya dalam film ini, ia meraih Piala Oscar untuk Aktor Utama Terbaik. Ini adalah gelar Aktor Terbaik kedua berturut-turut yang ia raih. Kesuksesan "Forrest Gump" juga menjadikan Tom Hanks salah satu bintang paling populer di Hollywood. Bagi Tom Hanks, dua tahun itu adalah waktu paling beruntung dalam karier aktingnya.
Sepuluh film yang harus dilihat oleh setiap pria dalam hidup mereka——"Forrest Gump"
Nonton film "Forrest Gump" berkualitas tinggi secara online