Puisi Pablo Neruda untuk wanita, bagian satu.

Poster aslinya: abu Tampilan: 275 Balasan: 12 Diposting di: 2014-06-15 14:55:12
1\Tubuh wanita, kedua kaki yang putih bersih,\posisi tundukmu padaku seperti bumi.\Tubuhku sebagai petani kasar menggali dirimu,\berusaha membuat anakku tertawa dari kedalaman bumi.\Aku dulu adalah kekosongan. Burung-burung meninggalkanku,\malam gelap pun tiba-tiba menundukkan tubuhku.\Untuk bertahan hidup, aku menempa diriku seperti senjata,\seperti panah di busurku, seperti batu di ketapelku.\Sekarang saat pembalasan telah tiba, tetapi aku mencintaimu.\Mencintai kulitmu, rambut hitammu, payudara yang kering dan tegang.\Oh, dada yang berbentuk seperti mangkuk! Oh, mata yang mempesona!\Oh, perut kecil seperti mawar! Oh, nafasmu yang pelan!\Tubuh wanita, aku akan mengejar keindahanmu dengan tekun.\Kerinduanku, kecemasanku yang tak terbatas, jalan yang kujalani yang tak menentu!\Itulah parit hitam yang dilewati oleh keinginan abadi,\itu adalah tanah yang lelah, parit yang tak berujung kesedihannya.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Pelajar telah membaca Abu......
Sangat basah, sangat basah
Teman jahat abu
Neruda adalah pemenang Hadiah Nobel Sastra.
Memang pantas disebut abu, seluruh artikel diuji
Melihatnya, saya kira ditulis oleh Ash.
....................................Aku harus berkata apa ya......
。。。。明明 sangat menjijikkan tapi masih ingin membuat dirinya terlihat sangat artistik。。。。
“+1”
Ternyata perilaku cabul juga bisa memiliki budaya... tambah wawasan.
Anak, kamu menulis seperti ini, apakah gurumu tahu?
Apakah saya tidak bisa memilih?
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan