Jika Amerika melempar bom atom di Tokyo.

Poster aslinya: Xiaoyu, Tampilan: 217 Balasan: 15 Diposting di: 2014-08-17 12:44:37
【Laporan Gabungan Global Times】Pada 6 Agustus 1945, sebuah bencana besar yang tiba-tiba membuat Hiroshima, Jepang, tercatat dalam sejarah. Ledakan bom atom menghancurkan seluruh kota, dengan area 1.600 meter dari pusat ledakan nuklir rata dengan tanah, dan lebih dari 140.000 orang meninggal dunia. Pada 9 Agustus bulan yang sama, bom atom lain meledak di Nagasaki, menewaskan sekitar 70.000 orang. Bayangan ledakan nuklir perlahan memudar seiring waktu, namun orang mulai memikirkan pertanyaan lain: jika saat itu Amerika Serikat tidak memilih Hiroshima atau Nagasaki, melainkan Tokyo atau Osaka, bagaimana arah sejarah akan berubah? Menurut laporan situs berita Jepang “en.rocketnews24.com” pada 15 Agustus, berdasarkan data yang diberikan oleh Profesor Mark Carlson dari Universitas Nebraska, AS, Huffington Post telah merancang peta interaktif Google dan menjawab pertanyaan orang-orang.\ Menurut statistik resmi Jepang, 69% bangunan di Hiroshima hancur akibat ledakan nuklir pada 1945. Sebuah peta menunjukkan kepada orang-orang bagaimana dampak destruktif jika target ledakan nuklir saat itu adalah kota besar Tokyo. Pertama, dari distrik Kanda di utara hingga distrik Higashi-Ginza di selatan (wilayah bayangan hitam di peta) semuanya akan diratakan menjadi tanah. Bagian bayangan hitam dikelilingi oleh zona bayangan merah melingkar, yang menunjukkan cedera langsung yang parah. Di luar itu terdapat zona melingkar kuning dengan diameter sekitar 3.500 meter, termasuk distrik Yono, Ueno, dan Matsubara-machi, di mana bangunan akan roboh dan kebakaran akan terjadi. Zona melingkar merah di bagian terluar dengan diameter sekitar 7.000 meter membentang hingga distrik Shinagawa, Shinjuku, Minami-Senju, dan Higashi-Ojima.
Peta lainnya menjelaskan situasinya jika bom nuklir meledak di pusat kota Osaka, menunjukkan kerusakan seluruh kota. Jika saat itu Amerika Serikat memilih melempar bom atom di Osaka, maka seluruh wilayah Kansai di Jepang akan terpengaruh.\ Pembuatan kedua peta ini terutama dilakukan oleh Museum Memorial Perdamaian Hiroshima, yang berharap dengan menggunakan data dan nama tempat ini, orang benar-benar memahami dampak ledakan nuklir Hiroshima dan Nagasaki. Selain data tersebut, museum juga memamerkan serangkaian eksposisi yang sangat menggugah, termasuk barang pribadi, foto, dan catatan penderitaan dari para saksi mata. Dalam peringatan 69 tahun ledakan nuklir, diharapkan pameran seperti ini dapat membuat orang dari berbagai daerah benar-benar merasakan betapa mengerikannya bencana itu dan lebih menghargai perdamaian yang langka saat ini. (Penerjemah magang: Yang Lin, Editor: Zhu Yingku)
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Sebenarnya Amerika Serikat menjatuhkan dua bom atom di Jepang untuk menyelamatkan Jepang, kalau tidak Jepang akan dihancurkan oleh Sekutu, bom atom itu hanya menyebabkan puluhan ribu orang Jepang meninggal saja.
Lewat...
Hanya perlu dilemparkan ke kepala An Pei
Sebenarnya Amerika menembakkan tiga bom, hanya saja satu tidak meledak.
Baiklah,, hal seperti ini tidak perlu dinilai oleh orang biasa seperti kita
~~~~
14-08-17 15:09
(hyname)
…………………………
Siapa itu di lantai bawah?
Sama~~
Kalau bukan karena bom atom itu, coba bayangkan betapa banyaknya puluhan ribu atau bahkan lebih orang yang mati ketika Sekutu menyerbu Jepang?
Dan kamu tahu berapa banyak orang yang mati ketika Jepang kecil menginvasi Cina kita? Tahukah kamu berapa kali lipat dari puluhan ribu itu? Hanya dalam Pembantaian Nanjing saja, kita kehilangan puluhan ribu saudara sebangsa.
Fasisme harus diberantas sampai ke akar-akarnya, perbuatannya sangat menjijikkan, PBB sudah baik tidak menghancurkan Jepang.
Adik laki-laki saya=_=
Bom atom saat itu meledak satu sedikit...
Ha ha ha
Bukankah jauh lebih baik daripada memusnahkan negara?
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan