【Kabar Lagu Baru】Sekejap Mata

Poster aslinya: Xiao Leng Tampilan: 202 Balasan: 6 Diposting di: 2014-08-18 18:28:37
(Kali ini saya datang terlambat, terlambat tiga hari... Sangat mencintai Xu Song dan gaya Tiongkok
Berkedip sekejap\Album kelima Xu Song "Lebih Baik Minum Teh"\"Berkedip sekejap" adalah lagu keempat yang dirilis dari album kelima musisi Xu Song "Lebih Baik Minum Teh".
\Lirik Lagu
Hujan menyapu dedaunan beku jatuh ke tanah kenangan
Awan menutupi burung angsa musim gugur menutupi cahaya bulan sepuluh tahun
Aku membuka jendela, kenangan berserakan di tangan, berdecit
Bantal dan tikar terasa dingin, lilin sisa bergetar, manusia merasa sedih
Kesedihan dan kebencian adalah ulkus hati
Menyibak bulan dan menutupi bintang adalah kamu yang sedang mengembara
Kamu membuka jendela, lentera bunga mengikuti gelombang sungai
Embun dingin, perahu tua bergoyang, manusia merasa sedih
Berkedip sekejap, kamu ternyata sudah jauh
Lautan menjadi padang gurun, cinta sejati tidak akan punah
Berkedip sekejap, dunia fana telah jauh
Rambut hitam dicelup salju putih, jalan hidup muncul kabut
Kesedihan dan kebencian adalah ulkus hati
Menyibak bulan dan menutupi bintang adalah kamu yang sedang mengembara
Kamu membuka jendela, lentera bunga mengikuti gelombang sungai
Embun dingin, perahu tua bergoyang, manusia merasa sedih
Berkedip sekejap, kamu ternyata sudah jauh
Lautan menjadi padang gurun, cinta sejati tidak akan punah
Berkedip sekejap, dunia fana telah jauh
Rambut hitam dicelup salju putih, jalan hidup muncul kabut
Berkedip sekejap, kamu ternyata sudah jauh
Lautan menjadi padang gurun, cinta sejati tidak akan punah
Berkedip sekejap, dunia fana telah jauh
Rambut hitam dicelup salju putih, jalan hidup muncul kabut\||\Latar Belakang Penciptaan
\Setelah karya-karya dari album baru "Lebih Baik Minum Teh" seperti "Di Antara Pegunungan dan Sungai", "Sekali Tatap", "Qixi" mendapatkan pujian besar, baru-baru ini Xu Song merilis karya lain dari albumnya yang baru, "Berkedip sekejap".\ "Berkedip sekejap" ditulis, digubah, dan diproduksi oleh Xu Song. Gaya klasik namun melankolis, musik yang memadukan timur dan barat, mengangkat kesedihan perpisahan ke tingkat baru. Alunan string dalam lagu dimainkan oleh Orkestra Simfoni Nasional Tiongkok dengan penuh perasaan, terdengar mendalam dan pilu; pemusik guzheng Cheng Haoru dan pemain flute Chen Yue menghadirkan nuansa etnis yang memikat; penyanyi Hu Xia menyumbangkan suara persahabatan, bersedia menjadi pengiring harmonisasi untuk teman baiknya.\ Menurut informasi, inspirasi penciptaan "Berkedip sekejap" berasal dari cerita klasik tentang Su Wu menggembalakan domba. Cerita itu sendiri bisa dikatakan sangat terkenal, sepanjang masa banyak sastrawan dan penulis memuji sikap patriotik Su Wu, dan citranya telah distandarisasi sebagai pria tegas dan berani. Namun Xu Song memilih jalan yang berbeda, mencari inspirasi dari detail kecil dalam kitab kuno dan puisi. Sebelum Su Wu pergi ke Xiongnu, ia meninggalkan sebuah puisi untuk istrinya berjudul "Perpisahan dengan Istri" (asal-usulnya kontroversial).Puisi menulis, “Menjadi suami istri seumur hidup, saling mencintai tanpa keraguan,” dan juga berkata, “Hidup akan kembali, mati akan selalu rindu,” perasaan mendalam saat perpisahan ini sangat menyentuh. Namun Su Wu tidak menyangka, kepergiannya berlangsung selama sembilan belas tahun. Dalam sembilan belas tahun itu, kerinduan dan kesedihan pasangan yang terpisah oleh jarak, adalah pemandangan dan perasaan yang dibangun dalam 'Sekejap Mata'. Namun cerita tidak berhenti sampai di situ: sembilan belas tahun kemudian Su Wu kembali ke negara asal, tapi kekasihnya telah menikah lagi, sementara Su Wu di negeri orang juga telah menikah dengan wanita lain. Daripada mengatakan janji setia dahulu terlupakan, lebih tepat dikatakan, inilah kehidupan yang sulit diprediksi. Keleluasaan 'Sekejap Mata' terletak pada kenyataan bahwa ia justru menggambarkan cinta yang tidak sempurna, tidak teguh, dan dari situ merasakan rasa hidup: kesetiaan atau pengkhianatan, kerinduan atau lupa, tidak sepenting yang kita kira waktu muda, selama kita pernah mencintai dengan tulus, tidak ada penyesalan; kehidupan yang tampak panjang dan penuh cobaan, jika ditempatkan pada sejarah, hanyalah sekejap mata, ketika rambut hitam berubah menjadi putih salju, menoleh ke jalan yang telah dilewati, semuanya seperti asap awan.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Lirik Cinta
Dulu waktu SMP sangat menyukai Xiao V. Sekarang entah kenapa jadi biasa saja.
Top,,
Astaga, sangat lag
Marah menusuk si pemilik rumah →_→ Jangan tanya kenapa, aku juga nggak tahu kenapa...
Xu Song mengeluarkan album baru???
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan