Selalu ada titik tumpu dalam hidup yang bisa kita andalkan. Bahkan satu kata atau pandangan bisa sangat menggerakkan kita. Lihatlah kalimat-kalimat berikut—yang mana yang menggerakkanmu?
1. Jika hidup tidak pernah bertemu denganku, aku akan tetap menjadi diriku yang sama, sesekali bermimpi, lalu memulai kesibukan hari demi hari, tenggelam dalam kota yang bising ini. Aku tidak akan pernah mengerti bahwa ada dirimu yang lain di dunia ini, hanya kamu yang bisa membuat orang menikmatinya, dan hanya kamu yang bisa membuat hatiku mabuk. Jika hidup tidak pernah bertemu, aku tidak akan percaya ada orang yang tak pernah bosan kamu pandang, dan orang-orang yang merasa hangat begitu kamu bertemu. 2. Aku selalu berpikir kebahagiaan itu jauh, di masa depan yang harus dikejar. Kemudian saya menyadari bahwa mereka yang berpelukan, tangan yang kamu pegang, lagu yang kamu nyanyikan, air mata yang tumpah, orang-orang yang kamu cintai, apa yang disebut masa lalu—itulah kebahagiaan. Dalam malam-malam yang tak terhitung, kata-kata yang diucapkan, panggilan yang dipanggil, orang-orang yang kamu rindukan, air mata yang tumpah...... Baik kamu melihat atau melihat, kita semua pernah mengalaminya, dan kemudian, seiring waktu berlalu, semuanya menjadi abadi! 3. Jangan mengeluh bahwa wanitamu jelek, jangan mengeluh bahwa kamu tidak punya ayah yang baik, jangan mengeluh tentang pekerjaan burukmu, jangan mengeluh bahwa tidak ada yang menghargaimu. Realitas penuh dengan kekecewaan. Bahkan jika hidup memberimu sampah, kamu masih bisa menginjaknya dan naik ke puncak dunia. Dunia ini hanya peduli apakah kamu telah mencapai ketinggian tertentu, bukan apakah kamu menginjak bahu raksasa atau sampah. 4. Jika kamu tidak menyukai orang lain, itu karena kamu kurang berlatih dengan baik. Saat kamu marah adalah nol, tapi setelah satu menit, kamu kembali normal. Kunci keanggunan terletak pada mengendalikan emosimu. Menyakiti orang lain dengan mulut adalah perilaku paling bodoh. 5. Memiliki seseorang yang mengerti kamu adalah kebahagiaan terbesar. Orang ini mungkin tidak sempurna, tapi mereka bisa membaca kamu, menyelami jiwamu, dan melihat segala sesuatu di dalam dirimu. Orang yang paling memahami kamu akan selalu ada di sisimu, melindungi kamu dalam diam, tidak pernah membiarkanmu menderita sedikit pun. Mereka yang benar-benar mencintaimu tidak banyak mengatakan tentangmu, tapi mereka melakukan banyak hal yang mencintaimu. 6. Setelah lama lajang, kamu kehilangan minat pada hubungan dan merasa teman menjadi lebih penting; Setelah lama menjadi single, Anda tidak ingin berbelanja dan semakin suka mendengarkan musik di rumah; Setelah lama menjadi single, Anda menjadi lebih dewasa dan lebih mencintai orang tua Anda daripada sebelumnya;Seseorang yang lama lajang, akan membeli banyak sepatu, akan seorang diri pergi ke banyak tempat jauh untuk berlibur; seseorang yang lama lajang, akan diam-diam menangis tanpa disadari, akan di depan orang banyak tampak acuh tak acuh.\ 7. Setiap kenangan memiliki sebuah sandi. Selama kombinasi waktu, tempat, dan orang tepat, tidak peduli sudah berapa lama terkubur, orang dan pemandangan itu akan muncul kembali dari pelupaan. Kamu mungkin akan berkata, "Bukankah semuanya sudah lewat?" Sebenarnya yang berlalu hanyalah waktu, kamu tetap tidak bisa melarikan diri dari takdir yang membuatmu tersenyum atau sedih saat mengenangnya, takdir itu disebut "tidak berdaya".\ 8. Kadang-kadang, perasaan buruk datang tanpa alasan, tidak ingin berbicara dengan siapapun, hanya ingin sendiri termenung. Kadang-kadang, ingin sembunyi sendiri agar bisa lemah, tidak ingin orang lain melihat luka kita. Kadang-kadang, melewati sudut jalan yang familiar, melihat sosok yang familiar, tiba-tiba teringat wajah seseorang. Kadang-kadang, orang salah paham dengan kata-kata kita yang tidak disengaja, hati menjadi resah. Kadang-kadang, menyadari bahwa dalam semalam kita telah tumbuh dewasa.\ 9. Jika ada kehidupan selanjutnya, ingin menjadi sebuah pohon, berdiri menjadi abadi, tanpa posisi penuh suka atau duka. Setengah tenang di tanah, setengah melayang di angin, setengah memberikan keteduhan, setengah mandi sinar matahari, sangat diam dan sangat bangga, tidak pernah bergantung, tidak pernah mencari. (BY Sanmao)\ 10. Di sekitarmu selalu ada orang yang kamu lihat selalu bahagia, tulus seperti anak kecil, semua orang iri padanya; sebenarnya, kamu tidak tahu: detik sebelumnya ia masih bersedih sambil menangis, detik berikutnya di depan orang lain langsung tersenyum ceria. Sebenarnya mereka tidak mampu menyendiri, saat malam sunyi, selalu duduk di jendela merenungkan kesedihan yang dialami. Mereka seperti bunga matahari, selalu cerah menghadap matahari di sisi depan, sementara di sisi yang tidak tertangkap cahaya, menyimpan kesedihan dalam-dalam.
Pernyataan: Sumber artikel berasal dari internet
【Sastra Indah】10 Kalimat yang Menyentuh Hati, Kalimat Mana yang Membuatmu Terharu?
Balasan (3)
Sofa, sudah disimpan ya,
Kamu benar-benar membuatku terharu, aku memutuskan untuk memukulmu sampai mati......
Saya tidak punya waktu untuk mengeluh
— Semua balasan dimuat —