Saat menulis artikel ini, psikologiku sebenarnya tidak rumit. Lagi pula, ketika episode terakhir benar-benar dirilis, semua yang ingin kukatakan sudah diungkapkan di status ruang. Sekarang menulis artikel ini secara khusus hanya untuk mengekspresikan sebuah perasaan——gadis yang kusukai selama bertahun-tahun akhirnya menemukan kebahagiaannya sendiri di bawah pandanganku, dan kebahagiaan itu juga bisa kuceritakan. Pasangan yang saling mencintai akhirnya bersatu, visi kehidupan yang indah ini, yang bisa kulakukan hanyalah menulis ucapan pernikahan, menyerahkan kekasih dalam mimpiku kepada kebahagiaan, lalu cukup tersentuh dengan tidak menahan diri. Itulah jenis perasaan seperti itu.\ Naruto, yang berseri selama 15 tahun, akhirnya selesai juga di masa hidupku, tidak memuji atau mengecam, hanya bisa berkata: masa kecil dan masa muda banyak orang benar-benar telah berpisah. Meskipun ada One Piece yang lebih mendalam, Naruto tetap dimiliki oleh sekelompok orang, menjadi kenangan zaman yang spesial. Mungkin hanya orang yang telah menempuh perjalanan itu yang tahu betapa berartinya memiliki kenangan seperti ini. Setiap orang memandang akhir Naruto dengan berbeda, dan untukku, itu adalah saatnya rasa cinta yang manis dan samar-samar mulai memudar.\ Aku bisa mengaku dengan jujur, objek pertama yang kucintai bukanlah seseorang dari dunia nyata, melainkan putri dari keluarga Hyuga yang nyata dalam dunia 2D, Hyuga Hinata.\ Ini bukan delusi otaku, karena saat itu aku hanyalah anak SD saja; juga bukan fantasi yang sia-sia, karena itu adalah benih cinta yang tulus dan berharga. Sebenarnya bisa dikatakan 'cinta pertama' tidaklah tepat, karena itu hanyalah 'cinta sepihak'ku sendiri. Untuk gadis yang sama-sama malu-malu dan baru merasakan cinta ini, tapi tetap memiliki keyakinan kuat terhadap cinta, dengan pribadi yang lembut dan baik hati, aku masih sering merasakan jantungku berdebar, tanpa sadar menatap setiap adegannya, senyum atau tangis, keteguhan atau kelembutan, emosiku selalu dipengaruhi olehnya. Bagaimana ya, detak jantung kecil itu, itulah cinta yang masih manis dan muda, kan?\ Lapisan berduri masa kecil telah terkelupas, kini aku sudah 19 tahun, saatnya terbiasa menjadi dewasa. Cinta yang samar itu kini agak pudar, dan Hinata menempel dengan label masa sekarang, menjadi dewi. Aku masih mencintainya, hanya saja bukan lagi perasaan murni seperti dulu.Kisah akhir Naruto, setelah dia berhasil mengungkapkan perasaannya, perjuangan untuk cinta akhirnya, di bawah harapan kami para pembaca, di tangan pena Masashi Kishimoto, berakhir dengan Naruto mencapai kebahagiaan. Dari gadis menjadi istri, melihat wajahnya yang lembut saat menatap putri kecilnya sebagai seorang ibu, saya tak bisa menahan napas lega dan tersenyum puas, inilah yang disebut 'kepuasan lengkap'. Kebahagiaan seorang wanita tentu tak lain adalah memiliki keluarga yang harmonis, bukan?
Sang dewi telah menikah, sementara diri sendiri hanyalah pendamping pengantin. Kalimat seperti ini mungkin terdengar ironis? Tapi di sini setiap orang pasti akan merasa terharu. Karena berkat dukungan kami para pembaca, Hinata akhirnya bisa meraih kebahagiaannya sendiri. Dan kita semua harus menghadapi kenyataan seperti ini.\Misalnya, gadis cantik yang dulu duduk di bangku sebelah atau di depan/belakangmu (tentu kini tidak mungkin lagi), kalian memiliki kenangan berharga bersama, dan sekarang dia akhirnya akan menikah, tentu kamu tetap akan mendoakannya, bukan?\Itulah masa muda.\Suatu hari, saya juga akan menemukan istri yang cocok untuk diri saya dan membentuk keluarga kecil yang bahagia. Ketika saya mengenakan gaun pengantin untuk istri saya, di semua saat berikutnya, dewi Hinata masih ada dalam kenangan berharga saya, selalu menjaga kecantikan dan masa muda.
????【Artikel Kenangan Setelah Selesainya Naruto】Hinata akhirnya meraih kebahagiaan, menonton Naruto selama lebih dari sepuluh tahun tidak sia-sia
Balasan (12)
Para jomblo, kalian tentu juga 'puas sekali' dengan festival ini, kan? Pasangan ini benar-benar tidak bisa dibakar iri.
Hinata dan Naruto memiliki seorang putra dan seorang putri, Sasuke dan Sakura memiliki seorang putri =_= kemudian Gaara tumbuh lebih buruk
Lewat~~~~
Belum pernah menonton Naruto
Bro, aku ingin ending, bukan curahan perasaan.
@Xiao Dian, akhirnya lihat sendiri saja.
Naruto memiliki seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan, Sakura memiliki seorang anak perempuan, Sai ternyata bersama Ino, Shikamaru memang bersama Temari, Choji dan Karui memiliki seorang anak perempuan gemuk, Kiba dan Shino hanya pendukung, Sasuke kemungkinan memiliki seorang anak laki-laki atau seorang murid, Kakashi menjadi Hokage keenam, Naruto menjadi Hokage ketujuh, akhir bahagia
Ibu, apakah paman akan senang? ...
Mama juga memblokir, saya juga pusing...
Aih, harus diakui, saya dulu sempat berpikir endingnya adalah Haruno Sakura dan Naruto bersama. Aih……
Tapi CP Naruhina memang menjadi harapan banyak orang.
Tidak peduli betapa indahnya gambar, waktu akan berakhir. Berakhirnya Naruto menandai berakhirnya sebuah era, begitu juga akhir itu untuk menyambut era baru yang lain. (Saya hanya menonton beberapa episode Naruto, apa akhir dari Sasuke dan Sakura?)
— Semua balasan dimuat —