Catatan Cinta

Poster aslinya: Tidak ada lagi kontak Tampilan: 213 Balasan: 8 Diposting di: 2014-11-29 22:28:40
000 Bab Kontrak Anak\(ps: Omong kosong membosankan seperti ini hanya akan diceritakan sekali, omong kosong selanjutnya hanya akan dikirim di bagian balasan. Karena ada banyak celah, jadi *(x) mewakili catatan, silakan cari di bagian balasan)\Hari cerah, aroma padi yang segar datang dari sawah di jalan pedesaan*(1). Jalan ini tidak seperti jalan aspal dan beton di kota besar, yang ada hanyalah beberapa batu kecil yang dicampur tanah untuk membangun rumah. Lebih tepatnya, ini bukan jalan, tapi fondasi jalan yang belum selesai. Jalan ini awalnya dibangun oleh sebuah desa dengan uang kumpulan, namun setengah jalan pembangunan berhenti karena kehabisan dana. Maka jalan ini pun menjadi setengah jadi. Meskipun jalan menjadi berlumpur saat hujan, namun ini menjadi satu-satunya jalur komunikasi desa dengan dunia luar.\Saya*(2) adalah salah satu penerima manfaat dari jalan ini. Saya tinggal di rumah kakek dan nenek dari pihak ibu, yang benar-benar petani. Mereka hidup hemat setiap hari untuk memberikan lebih banyak yang bisa mereka lakukan bagi anak-anak mereka. Orang tua saya bekerja di luar kota, meskipun saya seharusnya bersekolah di tempat mereka bekerja. Namun, kartu keluarga saya menjadi batu sandungan yang menghalangi saya. Negara memiliki peraturan bahwa siswa luar daerah tidak bisa mengikuti ujian masuk perguruan tinggi, sehingga saya harus kembali ke "kampung halaman" yang asing ini.\Nilai saya tidak terlalu bagus, kecuali matematika yang lumayan, yang lainnya berantakan. Dulu di sekolah saya sebelumnya, saya selalu menjadi yang teratas di sekolah, dengan banyak pengikut. Semua itu karena saya pernah menyuap seorang "bos besar" di SMP. Meski sang bos besar tidak terlalu dikenal, tapi untuk menakut-nakuti anak-anak sekelas cukup memadai. Kala itu saya sering melihat beberapa teman laki-laki dan perempuan sekelas pulang beriringan, dan saya sangat iri. Namun saya tidak mengejar siapapun, karena saya telah melihat banyak hubungan jarak jauh, dan hanya sedikit yang benar-benar berhasil. Saya agak takut dengan hubungan jarak jauh. Saat kecil saya pernah melihat cerita pasangan yang putus dalam hubungan jarak jauh dan bunuh diri, jadi saya takut menjadi salah satu tokoh dalam cerita itu.\Saya memiliki semacam firasat misterius untuk banyak hal, beberapa hal muncul dalam mimpi saya. Entah kenapa, mimpi saya sangat akurat, selama pernah dimimpi kan akan terjadi. Namun, dalam tidur saya, mimpi tidak selalu sering muncul.Setiap kali saya merenungkan adegan dalam mimpi, selalu ada berbagai alasan yang membuat saya terbangun dari mimpi. Kadang-kadang, ketika saya terbangun, hal-hal yang muncul dalam mimpi itu menghilang begitu saja di dunia nyata.\Ada sebuah mimpi yang muncul berkali-kali di benak saya, tetapi mimpi ini berbeda banyak dari mimpi-mimpi lainnya. Dalam mimpi lain, bagaimanapun caranya, selalu ada beberapa suara yang hanya bisa didengar di dalam pikiran, tetapi di mimpi ini, semua suara seolah disegel sehingga tidak ada gunanya di dunia ini. Dia belajar bahasa bibir khusus untuk memecahkan mimpi ini. Namun, di dalam mimpi yang kabur, dia sama sekali tidak bisa melihat dengan jelas apa yang mereka katakan. Jadi, saya tidak memiliki petunjuk sama sekali untuk menyelidiki mimpi ini. Dia tidak tahu hubungan mimpi ini dengan dirinya, tetapi dia tahu mimpi ini pasti memiliki hubungan yang pasti dengannya, jika tidak, bagaimana mungkin mimpi itu bisa begitu dijaga dengan sangat ketat.
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Catatan: *(1) Bulir padi yang tersisa setelah panen menjadi bulir padi. *(2) Karena ditulis tentang kampus, jadi menggunakan orang pertama "saya"
…………
Menulis novel dengan sudut pandang orang pertama agak sulit
Sama dengan lantai bawah
Tidak suka orang pertama, terlihat dan dibaca terasa canggung
Selain itu, rasanya apa yang ditulis oleh TS terlalu...
Indah tetapi kosong
Apa yang salah dengan sudut pandang orang pertama?
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan