【Novel Asli】Yang Diinginkan Bukan Aku

Poster aslinya: Xiao Leng Tampilan: 139 Balasan: 9 Diposting di: 2014-12-07 17:39:37
Bab 2. Dia
teman baik? Kenapa terdengar begitu familiar...
Ingat pagi itu, seperti biasa, setelah pelajaran selesai, kami bermain 'Menolong Orang Kayu' di depan pintu kelas, dan aku berlari sangat cepat. Tidak menyadari 'dia' ada di sampingku.
'Yang Yan, kenapa kamu selalu menolongku?' Yang Yan terkejut sejenak, 'Karena aku menyukaimu!' Sebelum kata-kata itu keluar, dia tersenyum dan berkata, 'Pasti karena kita teman baik, kan!'
Teman baik? Apa itu? Yang Yan mengerutkan alisnya, merasa tidak terlalu suka dengan sebutan itu, tapi saat menengadah, melihat dia tersenyum padanya...
'Ya, karena kita teman baik,' Yang Yan tersenyum lebar dan sangat senang berkata..
'Kalau begitu, jangan selalu menolongku, berlari capek banget...'
'...嗯..嗯..嗯嗯..'
'Teman baik? Sepertinya bagus juga,' Yang Yan menengadah, menatap wajah berkerut itu, tersenyum dengan lembut, 'Tapi kamu harus memberiku permen ya~'. Kakek itu tertawa besar sambil mengusap kepalanya....
Para murid satu per satu datang ke sekolah
Kelas 3-3
Yang membuka pintu adalah seorang gadis, melihat Yang Yan duduk di depan pintu, dia tidak terlalu terkejut, saat lewat dia melihat permen di tangan Yang Yan...
Gadis kecil itu melangkah cepat, langsung meraih permen di tangan Yang Yan, sambil tersenyum berkata, 'Kalau kamu punya permen tapi tidak memberiku, percaya tidak kalau aku tidak akan membukakan pintu untukmu.'
Saat Yang Yan ingin meraih kembali permen miliknya, mendengar itu, dia langsung berhenti.. menatapnya dengan sedih, 'Tapi.. aku ingin makan permen..' Gadis yang membuka pintu itu juga tidak peduli, langsung merobek dan memasukkan permen ke mulutnya...
Yang Yan melihat itu hampir menangis... 'Jangan nangis, aku membukakan pintu untukmu kok (^_^)', gadis kecil itu dengan senang hati membuka pintu~~
Semakin banyak teman sekelas yang datang, hanya tersisa beberapa menit sebelum pelajaran dimulai, sedangkan Yang Yan terus menunduk di bangkunya, menatap bangku di kanan atasnya, sesekali menatap pintu, seolah menunggu sesuatu... Namun suasananya tidak baik...
Tiba-tiba, seorang gadis masuk dan duduk di bangku kanan atas Yang Yan... Melihatnya, Yang Yan kecil tampak sangat senang, semua kesedihannya lenyap begitu saja
Lalu, dia terus menatap... menatap.... Melihat......
membalas 🤍 0 📤 membagikan mengumpulkan
Bab kedua saya buat sedikit lebih pendek, semua orang beri saya banyak saran ya~
Kamu ingin bangkit, ya
Ah hahaha beri 32 suka ah hahaha....
Anak SD yang cepat dewasa,,,
→_→ Sahabat wanita dekat Xiaoleng
Sialan... kau jangan cuma senyum saja, setidaknya lihat juga dong.... (Q_Q)
Gaya menulismu tidak kekanak-kanakan, cukup bagus, kamu belajar sastra dengan cukup solid, Leng Zi, novelmu harus bisa menjadi populer
...Pujian ini terasa agak terlalu palsu... Cukup beri semangat saja... →_→
Tolong perbarui
— Semua balasan dimuat —

Tinggalkan Balasan