Jalan Undangan Pernikahan - Kay Tse\Lupakan bunga yang pernah ditanam, mulailah lagi dari awal, lepaskanlah cita-cita\Jangan lagi melihat undangan pernikahan yang tertutup debu, kamu sedang pindah rumah\Bangunan yang bisa didirikan, manusia harus menerimanya, semua akan runtuh suatu hari\Sebenarnya tidak ada ketenangan dan kebahagiaan yang abadi\Seperti kawasan ini pernah disebut paling bahagia di dunia\Tapi sekejap, semua unit di jalan ini hampir ditempati gagak\Keindahan tidak akan ada setiap hari, tangga surga tidak hanya bisa didaki ke atas\Apakah orang yang dicintai tidak mempunyai seumur hidup? Mungkin tidak perlu takut\(Lupakan dia yang pernah dicintai) Undangan pernikahan saat itu tercetak emas dengan namanya\Pasang foto pernikahan di dinding itu dan semua kenangan indah masa lalu, besok akan dibongkar bersama\(Lupakan rumah yang pernah ada) Meja makan kecil, sofa, lemari es, dan dua cangkir teh merah\Momen hangat itu hanyalah dipinjam, nanti dikembalikan? Tak sempat menunggu generasi berikutnya, ya?\Lupakan benteng pasir yang pernah dibangun, kenangan itu sekejap runtuh\Menghadapi tanah tandus ini, kamu ditakdirkan belajar santai\Batu tangga tidak akan menolak pengikisan, bingkai jendela tidak bisa menahan senja yang jatuh\Apakah memiliki perasaan berarti seumur hidup? Menyesal lagi ada gunanya?\(Lupakan dia yang pernah dicintai) Undangan pernikahan saat itu tercetak emas dengan namanya\Pasang foto pernikahan di dinding itu dan semua kenangan indah masa lalu, besok akan dibongkar bersama\(Lupakan rumah yang pernah ada) Meja makan kecil, sofa, lemari es, dan dua cangkir teh merah\Momen hangat itu hanyalah dipinjam, nanti dikembalikan? Waktunya pasti akan tiba, jangan takut\Silakan letakkan kunci itu, boleh kan
{Youshi Music} Jalan Undangan Pernikahan —— Kay Tse
Balasan (4)
Saya hanya ingin menunjukkan keberadaan
Menanggapi postingan ini!!!
Aku tidak akan menghilang! Tidak~
Hehe, saya juga tidak bisa
— Semua balasan dimuat —