
Sejujurnya, saya melihat seorang teman merekomendasikan "Toko Meimei" di forum hari ini. Saya mengkliknya dan menemukan bahwa game ini sudah berumur lima tahun. Ketika saya baru saja beralih dari feature phone ke smartphone lima tahun lalu, saya tidak menyangka bahwa ekosistem game seluler akan menjadi seperti sekarang ini. Bukan untuk menyombongkan diri, namun sebagai pemain lama yang sudah bermain sejak era Saipan, saya masih sedikit terharu melihat game ini masih beroperasi.
Bayangkan hari-hari ketika kita memainkan game Java yang berukuran puluhan KB. Kami menggunakan tombol panah untuk memainkan "Urban Racing" atau "Prince of Persia". Layarnya masih kecil dan kualitas gambarnya sangat buruk, namun kami tetap bisa menikmati permainannya. Pada saat itu, game seluler lebih seperti hiburan yang bisa “diambil dan dimainkan”. Tidak ada koneksi internet, tidak ada pembelian dalam aplikasi, dan tidak ada aktivitas terbatas. Itu sangat murni sehingga membuat orang merindukannya.
Lalu bagaimana dengan pasar saat ini? Ada banyak mahakarya yang tersebar di seluruh dunia, tapi sejujurnya, banyak di antaranya adalah produk emas krypton berat dengan MMO, kartu, SLG, dan skin lainnya. Mereka check in, mingguan, dan memberi peringkat setiap hari, dan bermain lebih melelahkan daripada bekerja. Sebaliknya, fakta bahwa game pencocokan bisnis ringan seperti "Meimei Shop" dapat bertahan selama lima tahun menunjukkan bahwa ia telah menemukan ritmenya sendiri. Ini tidak memiliki desain yang mencolok, tetapi mengandalkan gaya lukisan yang lucu, sistem dekorasi gratis, dan perasaan penyembuhan dari “menjalankan toko kecil secara perlahan”. Gameplay "slow life" semacam ini sebenarnya sejalan dengan tren baru game mobile saat ini - mulai dari mengejar kegembiraan hingga mengejar persahabatan emosional.
Saya amati dalam lima tahun terakhir ini banyak bermunculan game-game yang berorientasi pada wanita atau simulasi kehidupan, seperti aneka dress-up, dress-up, farming, dll. Hal ini menunjukkan bahwa para pemain tidak lagi hanya mengejar pertumbuhan numerik dan kenikmatan PVP, tetapi menginginkan dunia kecil tempat mereka bisa bersantai. Adegan dalam "The Beautiful Shop", termasuk Provence dan kastil Inggris, dipadukan dengan warna-warna pastel, benar-benar memiliki kekuatan magis untuk melepaskan diri dari tekanan kenyataan untuk sementara. Desain "emosional" semacam ini mungkin menjadi arah yang lebih penting untuk game seluler di masa depan, daripada sekadar membuat gambar atau memaksa kripton.
Tentunya sebagai pemain lama saya juga berharap game semacam ini bisa lebih memikirkan kedalaman gameplaynya. Misalnya, meskipun "Toko Meimei" gratis, jika pembaruan konten tidak mencukupi, pemain akan mudah bosan. Namun, acara ulang tahunnya yang kelima digunakan untuk membuktikan bahwa ia masih hidup, yang menunjukkan bahwa pengembang Chengdu Cocolan Technology telah bekerja keras untuk mempertahankan kontennya. Kegigihan tim kecil seperti ini cukup jarang terjadi di lingkungan game mobile saat ini di mana game bisa "dilarikan" di setiap kesempatan.
Akhirnya, mau tak mau aku merasa nostalgia. Dari Symbian hingga Android, dari yang berdiri sendiri hingga online, game seluler telah banyak berubah. Namun beberapa hal inti tidak berubah, seperti membuat orang bahagia dan santai. Jika "Toko Meimei" dapat menemani saya selama lima tahun ke depan, maka pemain lama seperti saya akan bersedia sesekali online untuk melihat pelanggan di toko saya, memilih beberapa pakaian yang cocok, dan mendapatkan kembali sedikit kebahagiaan sederhana yang saya alami saat bermain game dengan keyboard. 😌
(Selain itu, jika Anda memiliki hobi yang sama, silakan turun ke bawah untuk mengobrol tentang perubahan dalam game seluler yang Anda pikirkan, atau bagikan game yang telah Anda mainkan paling lama, dan mengobrol untuk sepuluh dolar~)