
Sejujurnya, ketika saya melihat nama "Cute Cat Story", reaksi pertama saya adalah memikirkan serial "Love Test" dan "Pretty Girl DreamWorks" yang saya mainkan di era Saipan. Saat itu, layar ponsel hanya berukuran 2,4 inci, dengan gaya pixel art, dan plot sepenuhnya berdasarkan kata-kata dan imajinasi, namun mampu membuat orang tidak bisa tidur dan tidak bisa tidur hingga jam tiga pagi. Saya tidak akan menyombongkannya, tetapi grafis dari game-game saat ini jauh lebih halus, tetapi rasa pencelupan yang sederhana kehilangan sedikit rasa.
Sekilas, game baru "Cute Cat Story" ini merupakan simulasi hubungan seorang wanita dengan seorang pemilik bisnis. Setting kucing yang berubah menjadi pria tampan ini cukup kreatif. Saya teringat akan permainan nostalgia bernama "Cat Cafe" yang saya mainkan sebelumnya. Dikelola dan dikembangkan pula, namun saat itu kucing hanyalah kucing dan belum bisa berubah menjadi manusia. Sekarang teknologi telah maju, kucing dapat diantropomorfisasi menjadi pria tampan, dan alur cerita konspirasi antarbintang juga dapat ditambahkan. Jujur saja, hal itu membuat para pemain veteran menghela nafas.
Dari segi jenis permainan, kombinasi simulasi bisnis dan pengembangan cinta sebenarnya sejalan dengan model "Harvest Story" atau "Star Will" sebelumnya, namun telah diubah menjadi skin yang lebih sesuai dengan estetika saat ini. Saya membaca pendahuluannya dengan cermat, dan dikatakan bahwa kucing terkenal di dunia berubah menjadi pria cantik, dan mereka harus bertarung melawan organisasi misterius bersama-sama. Setting ini mengingatkan saya pada kegigihan memainkan SL berulang-ulang hanya untuk mengejar karakter saat saya memainkan "Heartbeat Memories". Sekarang game ini juga menambahkan pertarungan dan kemajuan plot, dan kontennya jauh lebih kaya.
Platformnya 4.0, seharusnya game seluler, mode pengisian daya 0 yuan, mungkin pembelian dalam aplikasi atau monetisasi iklan. Sejujurnya, mode ini sudah sangat umum sekarang. Asalkan tidak memaksakan diri untuk bermain keras dan bisa bermain pelan-pelan, menurut saya tetap patut untuk dicoba. Apalagi bagi para pemain yang menyukai kucing dan bermain game grooming, kombinasi ini cukup memanjakan mata.
Bernostalgia itu nostalgia, dan saya bukan tipe orang yang selalu menganggap game lama itu bagus. Permainan baru mempunyai kesegaran tersendiri. Misalnya, gagasan mengubah kucing menjadi anak laki-laki tampan adalah sesuatu yang tidak pernah berani saya bayangkan pada zaman saya. Jika "Cute Cat Story" dapat memperhatikan plot, menjadikan karakternya berdarah-darah, dan sesuai dengan gaya lukisan dan musik saat ini, itu mungkin menjadi klasik bagi pemain generasi baru.
Singkatnya, pemain lama harus berpikiran terbuka ketika merekomendasikan game baru. Saya akan mendownloadnya dan mencobanya terlebih dahulu, lalu saya akan menulis ulasan mendetail untuk Anda setelah memainkannya beberapa saat. 😊