图片
Saya masih ingat ketika saya masih SMA, saya menabung uang sarapan selama dua bulan dan akhirnya membeli PSP dari pasar barang bekas. Pada malam hari, setelah mematikan lampu, saya bersembunyi di bawah selimut dan diam-diam memainkan versi transplantasi MOD dari "Homeland". Meski gambarnya kecil, namun guncangan bintang dan laut tetap tak terlupakan. Pada saat itu, tidak ada CG cutscene yang begitu indah. Saya harus mengandalkan imajinasi saya sendiri untuk memahami alur ceritanya. Dengan 30 ribu kata, saya dapat menemukan keseluruhan epik luar angkasa.
Saya tidak menyangka impian luar angkasa saya dapat terwujud melalui ponsel sekarang! Pertarungan aliansi lintas server "Star Jump" mengingatkan saya pada hari-hari ketika saya bermain "Starship Troopers" online dengan teman sekamar saya. Ratusan kapal perang bersaing satu sama lain, dan permainan terhenti dan terjatuh, tapi itu mengasyikkan. Yang lebih mengejutkan lagi adalah mekanisme wheel battle PK yang lebih seru dari "Metroid" di GBA saat itu - saat itu pertarungan satu lawan satu, dan jika kalah, Anda harus memuat ulang game tersebut.
Menonton cutscene berdurasi 10 menit dalam game tersebut, tiba-tiba saya merasa masa muda saya sebenarnya belum jauh. Saat itu, ketika saya memainkan game luar angkasa di NDS, layarnya sangat kecil sehingga saya bahkan tidak dapat melihat pesawat luar angkasa dengan jelas. Sekarang di ponsel saya, kualitas gambarnya sepuluh kali lebih baik dibandingkan PSP. Namun yang paling saya rindukan adalah kemurnian hari-hari itu. Tidak ada uang atau paket hadiah, dan satu kaset bisa bertahan setengah tahun.
Jika Anda pernah melihat anak muda bermain game genggam secara diam-diam, datanglah ke "Star Jump" untuk membentuk armada, dan mari menjadi komandan lagi! 🚀